Blak-Blakan, Ruben Amorim Akui Man United Sedang Mencuri Ide Set-Piece dari Klub Premier League Lain

Manchester United kembali menunjukkan daya juang mereka setelah membalikkan keadaan dan menaklukkan Crystal Palace dalam lanjutan Premier League, Minggu (30/11/2025) malam.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 01 Desember 2025, 06:11 WIB
Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu (8/11/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali menunjukkan daya juang mereka setelah membalikkan keadaan dan menaklukkan Crystal Palace dalam lanjutan Premier League, Minggu (30/11/2025) malam.

Kemenangan itu bukan hanya memperbaiki rekor tandang mereka yang buruk, tetapi juga menghadirkan pernyataan menarik dari sang pelatih, Ruben Amorim.

Pelatih asal Portugal itu melontarkan candaan yang langsung mencuri perhatian: ia menyebut bahwa Setan Merah kini “mencuri ide” dari klub-klub Premier League lain dalam urusan mencetak gol lewat bola mati. Komentar itu ia sampaikan setelah United mencetak dua gol yang lahir dari skema set-piece dalam kemenangan dramatis tersebut.


Man United Balikkan Keadaan Lewat Dua Skema Bola Mati

Pemain Manchester United merayakan gol yang dicetak oleh striker The Red Devils, Joshua Zirkzee, dalam pertandingan pekan 13 Premier League 2025/2026 di Selhurst Park, Minggu (30/11/2025) malam WIB. (Glyn KIRK / AFP)

Dalam laga yang berlangsung di Selhurst Park itu, Joshua Zirkzee dan Mason Mount menjadi pahlawan dengan torehan gol mereka, keduanya dicetak selang sembilan menit. Menariknya, kedua gol itu berawal dari situasi indirect free kick yang dieksekusi Bruno Fernandes.

Amorim dikenal memberi perhatian besar pada situasi bola mati. Ia bahkan menugaskan asistennya, Carlos Fernandes, untuk selalu berdiri di area teknis setiap kali tim harus bertahan atau menyerang dari skema set-piece.

Hasilnya terlihat jelas dalam beberapa laga terakhir: United sebelumnya juga mencetak gol dari situasi serupa saat menghadapi Tottenham dan Nottingham Forest pada awal November.

“Kami bekerja sangat keras. Di Inggris, kami belajar banyak dari cara tim-tim Premier League melakukannya. Ya… kami mencuri banyak hal untuk mencetak gol,” ujar Amorim sambil tertawa.


Man United Manfaatkan Momentum

Pelatih kepala Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim, memberi isyarat selama pertandingan Premier League Inggris antara Manchester United dan Brighton and Hove Albion di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 25 Oktober 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Crystal Palace sebenarnya datang dengan catatan impresif: 12 laga kandang tanpa kekalahan sejak Februari. Namun, jadwal padat membuat mereka tidak dalam kondisi ideal. Empat hari sebelum menjamu United, Palace harus bermain hingga pukul 21.00 waktu setempat di Strasbourg dalam ajang Europa Conference League.

Kondisi itu terbaca jelas oleh Amorim. Menurutnya, ia sudah melihat tanda-tanda kelelahan Palace di akhir babak pertama.

“Saya merasakannya di 10 menit terakhir babak pertama. Mereka mulai kesulitan dan saya tahu itu akan berlanjut di babak kedua,” kata Amorim.

Ia pun meminta para pemainnya meningkatkan intensitas permainan. Hasilnya terlihat: United mendominasi tempo, lebih agresif menekan, dan lebih sering memenangkan bola kedua.

Lanjut Baca:

“Ketika Anda lebih hidup, Anda lebih sering berada dekat bola. Dan kami melakukannya. Tapi tentu saja, lawan juga sangat kelelahan. Saat kami menaikkan ritme dan mereka kebobolan, kami langsung mengontrol pertandingan sepenuhnya.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya