Proyeksi Harga Emas 1 Desember 2025, Naik atau Turun?

Jika pasar membuka pekan dengan sentimen positif, harga emas dunia berpeluang menguji resistance pertama di USD 4.263 per troy ons.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 30 November 2025, 19:30 WIB
Meski menutup pekan dengan penguatan, arah harga emas dunia pada Senin (1/12/2025) masih belum dapat dipastikan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan harga emas dunia memasuki pekan baru dengan sinyal campuran, membuka peluang baik untuk koreksi maupun penguatan tajam pada perdagangan Senin (1/12/2025).

Ia menyampaikan bahwa pergerakan harga emas di awal pekan akan sangat menentukan arah sepanjang minggu ini. Dengan volatilitas global yang masih tinggi, level-level teknikal menjadi panduan penting bagi investor.

Pada penutupan Sabtu pagi, emas dunia berada di USD 4.221 per troy ons, sedangkan logam mulia domestik tercatat di Rp 2.419.000.

"Hari Sabtu kemarin, Sabtu pagi, harga emas dunia ditutup di level USD 4.221 per tray ons. Kemudian logam mulia mengalami kenaikan di Rp 2.419.000," kata Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).

Meski menutup pekan dengan penguatan, arah harga pada Senin (1/12/2025) masih belum dapat dipastikan karena bergantung pada respons pasar terhadap data ekonomi Amerika Serikat (AS).

 

Jika Emas Turun Support di USD 4.072

Seorang karyawan menunjukkan emas batangan 25, 50, dan 100 gram produksi Galeri 24, anak perusahaan dari PT Pegadaian (Persero), di Jakarta pada 14 April 2025. (BAY ISMOYO/AFP)

Menurut Ibrahim, apabila harga emas pada Senin mengalami koreksi, level USD 4.072 per troy ons akan menjadi support pertama yang perlu diperhatikan. Pada level ini, harga logam mulia domestik diperkirakan bergerak di kisaran Rp 2.380.000.

Jika tekanan jual berlanjut sepanjang minggu, emas dunia berpotensi meluncur hingga USD 4.010 per troy ons. Pada skenario tersebut, logam mulia dalam negeri diproyeksikan turun lebih dalam ke level Rp 2.280.000.

"Kalau seandainya di hari Senin harga turun, ya itu support pertama, kemungkinan besar di USD 4.072, kemudian logam mulianya di Rp 2.380.000. Kemudian dalam satu minggu kalau seandainya turun, kemungkinan besar di USD 4.010 per tray ons," ujarnya.

 

Jika Naik: Resistance USD 4.263 dan USD 4.328

Pekerja menunjukkan emas di galeri 24 Pegadaian, Tangerang, Selasa (7/7/2020). Harga emas Pegadaian khusus batangan 1 gram cetakan Antam hari ini naik Rp 4.000 atau 0,42% ke level Rp 950.000/gram dari harga hari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Di sisi lain, jika pasar membuka pekan dengan sentimen positif, emas berpeluang menguji resistance pertama di USD 4.263 per troy ons. Pada titik ini, logam mulia domestik diprediksi bergerak menuju Rp 2.445.000. Resistance ini menjadi batas yang menentukan apakah emas mampu melanjutkan tren bullish jangka pendeknya.

Untuk jangka mingguan, emas memiliki ruang penguatan hingga resistance berikutnya di USD 4.328 per troy ons. Kenaikan menuju level tersebut akan mendorong harga logam mulia domestik tembus Rp 2.580.000.

"Tapi kalau seandainya naik di hari Senin, kemungkinan besar di USD 4.263. kemudian logam mulianya di Rp 2.445.000. itu di resis yang pertama. Untuk satu minggu, kemungkinan besar di UDD 4.328 per tray ons. Kemudian logam mulianya harganya di Rp 2.580.000," pungkasnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya