1000 Creative Diaspora Diluncurkan di CIFP 2025, Jadi Penggerak Jejaring Kreatif Indonesia untuk Tembus Pasar Global

Peluncuran Inisiatif 1000 Diaspora Kreatif ini bertujuan untuk menghubungkan talenta kreatif Indonesia di berbagai negara.

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 30 November 2025, 15:02 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Presiden IDN Global Natalia Widjaja, dan Pendiri FPCI Dr. Dino Patti Djalal, dalam peluncuran Inisiatif 1.000 Diaspora Kreatif pada Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 di Jakarta, Sabtu (29/11/2025). (Dok. Liputan6.com/Fanny Marizka).

Liputan6.com, Jakarta - Di Indonesia, ekonomi kreatif berkembang pesat dan menjadi salah satu pilar baru pertumbuhan nasional, dengan kontribusi 13 persen PDB jasa dan telah tercapai 20 juta tenaga kerja, yang menunjukkan peran diaspora menjadi semakin strategis.

Program 1000 Creative Diaspora yang diluncurkan melalui penandatanganan MoU resmi di CIFP 2025, dirancang untuk menghubungkan talenta kreatif Indonesia yang tersebar di berbagai negara, bahkan menjadi salah satu hal penting dalam memperkuat diplomasi budaya Indonesia.

Dengan meluncurkan inisiatif ini didasarkan pada arus utama. Pertama, bagaimana para diaspora kreatif di Indonesia yang tersebar di berbagai negara dapat semakin mengembangkan karya mereka hingga tingkat global.

Kedua, bagaimana para kreator di Indonesia dapat menembus pasar internasional melalui diaspora. Melihat dua arah ini, peran diaspora sebagai penghubung yang memberikan kesempatan kepada karya kreatif Indonesia bertransformasi dalam skala global.

Penguatan Peran Diaspora

Sinergi ini diperkuat oleh komitmen Indonesian Diaspora Network Global, Nathalia Widjaja, President of IDN Global, mengatakan memiliki lebih dari 50 chapter di lima benua dan telah memberikan kepercayaan untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam mendukung program pembangunan nasional Indonesia, khususnya di bidang ekonomi kreatif.

Melalui kerja sama yang erat tersebut, terdapat poses identifikasi, pendampingan, serta penguatan jejaring kreatif dapat dilakukan lebih terstruktur. Dengan demikian, peran komunitas Diaspora juga sangat penting dalam membuka jalan bagia talenta Indonesia agar dapat bersaing di berbagai ranah kreatif dunia.

Bahkan misi yang dibawa oleh CIFP ini memberikan ruang bagi anak muda untuk memahami dunia, dan dapat mengambil keputusan untuk masa depan. Sebuah generasi yang bukan mengikuti perubahan saja, tetapi ikut berkontribusi pada terbentuknya pertumbuhan yang lebih maju.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya