Cuaca Hari Ini 30 November 2025: Jakarta dan Sekitarnya Bakal Diguyur Hujan Ringan

Langit di wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan tertutup awan tebal hingga diguyur hujan ringan pada hari ini, Minggu (30/11/2025). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini.

oleh Debby Alifah MaulidaDiterbitkan 30 November 2025, 06:15 WIB
Sedikitnya 56 orang tewas dan 23 lainnya hilang dalam banjir besar selama sepuluh hari dan tanah longsor di Sri Lanka. Tampak dalam foto, warga berjalan di jalan yang terendam banjir setelah hujan deras di Kaduwela, pinggiran Kolombo, pada Jumat 28 November 2025. (Ishara S. KODIKARA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Langit di wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan tertutup awan tebal hingga diguyur hujan ringan pada hari ini, Minggu (30/11/2025). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan seluruh wilayah Jakarta pada pagi hari diprakirakan akan berawan tebal. 

Kemudian pada siang hari di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu diprediksi akan berawan tebal. Lalu di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara diprakirakan akan cerah berawan dan di wilayah Jakarta Barat diprediksi akan berawan.

Pada malam hari, seluruh wilayah Jakarta diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan, kecuali di wilayah Kepulauan Seribu diprediksi akan mengalami udara kabur.

Sementara untuk cuaca di wilayah penyangga Jakarta, yaitu Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi, Jawa Barat diprediksi akan berawan tebal pada pagi hingga siang hari dan hujan dengan intensitas ringan pada malam hari.

Selanjutnya di wilayah Kota Tangerang, Banten diprakirakan akan berawan tebal pada pagi hari, berawan pada siang hari, dan hujan dengan intensitas ringan pada malam hari.

Berikut informasi prakiraan cuaca Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya dikutip Liputan6.com dari media sosial dan laman resmi BMKG www.bmkg.co.id:

 

 Kota  Pagi  Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Berawan Tebal  Berawan  Hujan Ringan
 Jakarta Pusat   Berawan  Cerah Berawan  Hujan Ringan
 Jakarta Selatan  Berawan Tebal  Berawan Tebal  Hujan Ringan
 Jakarta Timur   Berawan Tebal  Berawan Tebal  Hujan Ringan
 Jakarta Utara   Berawan Tebal  Cerah Berawan  Hujan Ringan
 Kepulauan Seribu   Berawan Tebal  Berawan Tebal  Udara Kabur
 Bekasi   Berawan Tebal  Berawan Tebal  Hujan Ringan
 Depok   Berawan Tebal  Berawan Tebal  Hujan Ringan
 Kota Bogor   Berawan Tebal  Berawan Tebal  Hujan Ringan
 Tangerang  Berawan Tebal  Berawan  Hujan Ringan

Banjir Bandang Sumatera Tewaskan 49 Orang, 67 Masih Hilang

Momen Tim SAR Bergelantungan di Tali Demi Selamatkan Dua Warga Terjebak Banjir

Tim SAR menyeberangi sungai pakai tali untuk selamatkan korban banjir

ersonel tim SAR bergelantungan pada tali yang membentang sepanjang 50 meter, untuk mengevakuasi dua korban yang hanyut terbawa banjir bandang di aliran Sungai Silaing Bawah, Kabupaten Padang Panjang, Sumatera Barat.

Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik menjelaskan, teknik penyeberangan tali atau tyrolean traverse diterapkan karena akses menuju lokasi korban terputus dan kondisi medan tidak memungkinkan tim menyeberang secara manual.

 "Untuk petugas rescuer Kantor SAR Padang, jaraknya kurang lebih 50 meter,” kata Abdul Malik. Dikutip dari Antara, Sabtu (29/11/2025).

Menurut dia, banjir bandang beberapa hari lalu menerjang pengguna jalan lintas serta rumah warga di sisi sungai pada jalur Padang–Bukittinggi, hingga ada dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sebagaimana dilaporkan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Basarnas hingga saat ini tim di lapangan masih belum bisa mengevakuasi keduanya karena jenazah masih terhimpit material banjir.

"Belum bisa. Masih terhimpit material," kata dia.Namun, ia memastikan operasi SAR terus berlangsung dengan memperhatikan keselamatan personel, mengingat arus sungai masih deras dan kontur tebing dipenuhi material lumpur serta bebatuan. Proses pembersihan material sisa banjir dilakukan bertahap sebelum jenazah dapat diangkat.

Selain itu, tim SAR juga melakukan pemantauan lanjutan di sepanjang bantaran sungai guna memastikan tidak ada korban lain yang belum terdeteksi.

"Koordinasi dilakukan bersama BPBD, TNI-Polri serta relawan setempat," katanya menambahkan.

Dia memastikan tim dari Kantor SAR Padang bersama petugas tim gabungan lainnya disebar di beberapa titik rawan mengingat potensi hujan masih tinggi dan kondisi tanah di sekitar perbukitan labil.

Peralatan vertical rescue dan perlengkapan air juga turut disiagakan tim SAR untuk mengantisipasi skenario evakuasi lain yang lebih kompleks.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya melaporkan sampai dengan Sabtu pukul 12.00 WIB Posko Terpadu Penanganan Bencana Provinsi Sumatera Barat mencatat total ada 88 orang meninggal dunia, dan 85 orang masih dinyatakan hilang karena banjir dan tanah longsor di daerah itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya