Liputan6.com, Jakarta - Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Barat mengubah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi dapur umum. Hal ini ditujukan untuk membantu korban bencana banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Sumbar.
“Sekolah-sekolah penerima manfaat MBG diliburkan akibat terjadi bencana banjir. Karena itu kami kemudian mengalihkan distribusi MBG kepada masyarakat yang terdampak banjir,” kata Ikhsan, Kepala Kantor Regional BGN Sumatera Barat di Padang, hari ini, Sabtu (29/11/2025) pagi.
Advertisement
Iksan merinci, di Kabupaten Pasaman Barat, ada 3 SPPG yang sudah beroperasi dan telah mendistribusikan 4.135 paket makanan.
Di Kabupaten Pesisir Selatan, 10 SPPG telah mendistribusikan 22.000 paket makanan. Sedangkan di Kabupaten Tanah Datar 4 SPPG mendistribusikan 14.000 paket makanan.
“Adapun di Kabupaten Solok dengan 5 SPPG Operasional, sebanyak 15.649 paket makanan telah didistribusikan,” kata Ikhsan.
SPPG Lainnya
Sementara itu, di Kota Bukittinggi 6 SPPG telah mengirimkan 15.649 paket makanan kepada masyarakat. Di Kota Pariaman yang baru memiliki 2 SPPG juga telah mengirimkan 5.596 paket makanan.
Sementara di Kota Solok dengan 3 SPPG jumlah makanan yang telah didistribusikan mencapai 9.000 paket. Sedangkan di Kota Padang, dengan 8 SPPG telah mendistribusikan 22.000 paket makanan.
“Secara total, dari sebanyak 41 SPPG yang telah beroperasi di Sumatera Barat, sebanyak 107.822 paket makanan telah kami distribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di Provinsi Sumatera Barat,” kata Kareg Sumbar itu.