Upaya Perlindungan Tenaga Kerja, Tangsel Raih Paritrana Award 2025

Paritrana Award, yang digagas BPJS Ketenagakerjaan bersama Kemenko PMK, merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah dan pelaku usaha yang dinilai sukses menjalankan program perlindungan sosial ketenagakerjaan secara optimal.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 27 November 2025, 22:06 WIB
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meraih peringkat Terbaik Kedua Paritrana Award 2025. Penghargaan tersebut menilai keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan program jaminan sosial ketenagakerjaan. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meraih peringkat Terbaik Kedua Paritrana Award 2025. Penghargaan tersebut menilai keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penganugerahan berlangsung di Serpong, Kamis (27/11/2025), dan menjadi panggung prestasi bagi Tangsel yang dinilai berhasil memperluas perlindungan pada pekerja formal maupun informal, termasuk buruh harian, pekerja rentan, dan pelaku usaha mikro kecil.

Bagi Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, capaian ini bukan sekadar piagam penghargaan, tetapi bentuk kepercayaan bahwa kebijakan yang dijalankan pemerintah kota telah berada pada jalur yang tepat.

“Kami berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pihak yang mendukung. Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan semangat untuk terus memastikan perlindungan bagi seluruh pekerja di Tangsel,” kata Benyamin saat menerima penghargaan.

Paritrana Award, yang digagas BPJS Ketenagakerjaan bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah dan pelaku usaha yang dinilai sukses menjalankan program perlindungan sosial ketenagakerjaan secara optimal.

Acara tersebut turut dihadiri pejabat daerah, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, dan para pemangku kepentingan ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten Eko Yuyulianda mengatakan Tangsel berhasil memenuhi kriteria penting seperti cakupan kepesertaan jaminan sosial yang luas, inovasi perlindungan sosial, serta keberlanjutan program bagi pekerja rentan.

“Program ini lahir sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha dan UKM yang mendukung implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan dalam rangka mewujudkan universal coverage,” jelasnya.

 

BPJS ketenagakerjaan (Sumber: bpjsketenagakerjaan)

Jaring Pengaman untuk Pekerja Rentan

Eko menjelaskan pentingnya penghargaan ini karena menegaskan peran pemerintah daerah dalam memastikan pekerja informal dan sektor rentan memiliki akses proteksi sosial yang adil.

“Paritrana Award diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, kepedulian serta kepatuhan seluruh pemangku kepentingan dalam menjamin perlindungan pekerja di Indonesia,” tegasnya.

Program BPJS Ketenagakerjaan yang diperluas ke sektor informal diharapkan menjadi jaring pengaman dari risiko kecelakaan kerja, kehilangan mata pencaharian, hingga jaminan hari tua.

Bagi Tangsel, penghargaan ini menjadi momentum untuk terus memperkuat ekosistem perlindungan sosial, agar setiap pekerja—apa pun statusnya—merasa aman dalam bekerja dan menopang ekonomi keluarga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya