Terpanjang di Asia Tenggara, Goa Lowo Trenggalek Tampilkan Pesona Keindahan Stalaktit dan Stalagmit

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 29 November 2025, 08:05 WIB
Terpanjang di Asia Tenggara, Goa Lowo Trenggalek Tampilkan Pesona Keindahan Stalaktit dan Stalagmit
Goa Lowo di menjadi salah satu destinasi unggulan yang menawarkan pengalaman petualangan alam di dalam perut bumi terpanjang di Asia Tenggara. Terletak di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo, Goa Lowo memiliki panjang sekitar 2 kilometer. Dari total jalur tersebut, sekitar 850 meter telah dibuka untuk wisatawan, sementara sisanya masih berupa lorong alami yang hanya dapat ditembus dengan penyelaman karena terpotong sungai bawah tanah sedalam 10 meter. Daya tarik utama Goa Lowo terletak pada ruang-ruang luas menyerupai aula raksasa dengan langit-langit mencapai 20 hingga 50 meter. Bagian dalam gua dihiasi stalaktit dan stalagmit yang membentuk panorama eksotik, sekaligus menjadi habitat alami ribuan kelelawar yang sejak dulu menghuni kawasan ini. Akses wisata di dalam gua telah dilengkapi jalur khusus dan pencahayaan lampu warna-warni sehingga pengunjung dapat menjelajahi lorong-lorongnya dengan aman dan nyaman. Lokasinya pun mudah dijangkau karena berada satu arah dengan kawasan wisata Pantai Prigi, sekitar 25 kilometer dari pusat kota Trenggalek. Goa Lowo mulai diperkenalkan sebagai objek wisata sejak 1984. Namun, penting diketahui bahwa sejarah penemuan goa ini sudah berlangsung jauh lebih lama, yakni pada 1931 ketika lokasi gua masih tertutup semak dan berada di tengah hutan rimbun. Saat ini, Goa Lowo buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan tarif masuk Rp10.000 per orang, menjadikannya destinasi alam yang terjangkau dan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah tanah Trenggalek.
Pengunjung beraktifitas dalam Goa Lowo di Watuagung, Trenggalek, Jawa Timur. Goa Lowo di menjadi salah satu destinasi unggulan yang menawarkan pengalaman petualangan alam di dalam perut bumi terpanjang di Asia Tenggara. (merdeka.com/Arie Basuki)
Terletak di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo, Goa Lowo memiliki panjang sekitar 2 kilometer. Tampak dalam foto, aktivitas pengunjung di dalam Goa Lowo di Watuagung, Trenggalek, Jawa Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
Dari total jalur tersebut, sekitar 850 meter telah dibuka untuk wisatawan, sementara sisanya masih berupa lorong alami yang hanya dapat ditembus dengan penyelaman karena terpotong sungai bawah tanah sedalam 10 meter. Tampak dalam foto, aktivitas pengunjung di dalam Goa Lowo di Watuagung, Trenggalek, Jawa Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
Daya tarik utama Goa Lowo terletak pada ruang-ruang luas menyerupai aula raksasa dengan langit-langit mencapai 20 hingga 50 meter. Tampak dalam foto, aktivitas pengunjung di dalam Goa Lowo di Watuagung, Trenggalek, Jawa Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
Bagian dalam gua dihiasi stalaktit dan stalagmit yang membentuk panorama eksotik, sekaligus menjadi habitat alami ribuan kelelawar yang sejak dulu menghuni kawasan ini. Tampak dalam foto, aktivitas pengunjung di dalam Goa Lowo di Watuagung, Trenggalek, Jawa Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
Akses wisata di dalam gua telah dilengkapi jalur khusus dan pencahayaan lampu warna-warni sehingga pengunjung dapat menjelajahi lorong-lorongnya dengan aman dan nyaman. Tampak dalam foto, aktivitas pengunjung di dalam Goa Lowo di Watuagung, Trenggalek, Jawa Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
Lokasinya pun mudah dijangkau karena berada satu arah dengan kawasan wisata Pantai Prigi, sekitar 25 kilometer dari pusat kota Trenggalek. Tampak dalam foto, aktivitas pengunjung di dalam Goa Lowo di Watuagung, Trenggalek, Jawa Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
Goa Lowo mulai diperkenalkan sebagai objek wisata sejak 1984. Tampak dalam foto, aktivitas pengunjung di dalam Goa Lowo di Watuagung, Trenggalek, Jawa Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
Namun, penting diketahui bahwa sejarah penemuan goa ini sudah berlangsung jauh lebih lama, yakni pada 1931 ketika lokasi gua masih tertutup semak dan berada di tengah hutan rimbun. Tampak dalam foto, aktivitas pengunjung di dalam Goa Lowo di Watuagung, Trenggalek, Jawa Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
Saat ini, Goa Lowo buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan tarif masuk Rp10.000 per orang, menjadikannya destinasi alam yang terjangkau dan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah tanah Trenggalek. Tampak dalam foto, aktivitas pengunjung di dalam Goa Lowo di Watuagung, Trenggalek, Jawa Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya