Dorong Keberlanjutan, Suzuki Terapkan Plastik Biodegradable pada Kemasan Suku Cadang

Suzuki mengambil langkah penting dalam upaya pengurangan limbah plastik dengan mengganti kantong konsolidasi untuk kemasan suku cadang.

oleh Azkal AzkiaDiterbitkan 30 November 2025, 06:09 WIB
Tampak tas konsolidasi yang terbuat dari plastik biodegradable (Global Suzuki)

Liputan6.com, Jakarta - Suzuki Motor Corporation mengambil langkah penting dalam upaya pengurangan limbah plastik dengan mengganti kantong konsolidasi untuk kemasan suku cadang. 

Disitat dari laman Globalsuzuki, kantong konsolidasi sendiri merupakan bahan pengemas yang dipakai untuk menggabungkan berbagai komponen yang sebelumnya sudah dikemas secara individual, sehingga proses pengiriman ke dealer dan bengkel menjadi lebih efisien. 

Kini, kantong tersebut menggunakan plastik biodegradable yang mengandung “P-Life A” atau “P-Life Additive.”

“P-Life Additive” merupakan aditif berbahan dasar minyak tumbuhan atau biomassa yang dirancang untuk mempercepat proses degradasi mikroba pada plastik yang sulit terurai secara alami.

Dengan demikian, plastik yang biasanya membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai, seperti resin polietilena (PE) dan polipropilena (PP), kini dapat kembali bersirkulasi ke lingkungan dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Perubahan Bertahap dan Langkah Lanjutan dari Suzuki

Perubahan ini tidak dilakukan secara bertahap untuk produk tertentu saja, tetapi langsung mencakup semua kantong konsolidasi suku cadang baik untuk lini mobil maupun sepeda motor Suzuki. 

Transisinya dimulai pada Februari 2025 dan rampung pada Mei di tahun yang sama. Selain mengganti material, Suzuki juga meninjau ulang ukuran serta spesifikasi kantong untuk memastikan efektivitas dan efisiensi tetap terjaga selama proses distribusi.

Dengan penggunaan plastik biodegradable, kantong-kantong tersebut pada akhirnya akan diurai oleh mikroorganisme yang ada di lingkungan alami. 

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketahanan jangka panjang limbah plastik, menekan risiko pencemaran, serta mendukung lingkungan yang lebih bersih.

Tidak berhenti sampai di situ, Suzuki juga tengah mengevaluasi cara untuk mengurangi pemakaian plastik berbahan dasar minyak bumi pada produk kendaraan bermotor maupun kemasan lainnya. 

Upaya ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengurangi jejak lingkungan dan mendorong inisiatif ramah lingkungan yang lebih luas.

Ke depan, Suzuki berambisi untuk terus meningkatkan keberlanjutan dalam proses produksi dan distribusinya, sejalan dengan tujuan perusahaan dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya