Liputan6.com, Jakarta Program uji coba One UI 8.5 untuk perangkat Samsung Galaxy disebut akan segera dimulai. Setelah gagal meluncur pada November 2025 seperti rencana awal, sejumlah sember di platform X menyebut program beta itu akan dibuka pada 8 Desember2025.
Penundaan ini diduga berkaitan dengan majunya jadwal peluncuran seri Galaxy S26, sehingga jadwal uji coba antarmuka terbaru Samsung ikut bergeser.
Advertisement
Setiap program beta One UI dibagi menjadi beberapa fase, dan kali ini fase pertama kabarnya akan diluncurkan di Amerika Serikat (AS), Inggris, Korea Selatan, dan Jerman.
Fase kedua kabarnya akan dimulai pada 22 Desember 2025, saat Samsung akan memperluas program beta ke India dan Polandia, serta merilis pembaruan beta kedua untuk pasar fase pertama.
Dilansir Sam Mobile, Senin (1/12/2025), pengamat teknologi Tarun Vats menyebut Samsung kemungkinan akan merilis setidaknya tiga versi beta.
Versi ketiga diprediksi hadir pada pekan pertama Januari 2026, meskipun jadwal tersebut masih dapat berubah mengingat sifat perangkat lunak beta yang tidak stabil.
Awal Muncul Firmware
Spekulasi soal dimulainya program beta kian menguat setelah sejumlah firmware awal One UI 8.5 muncul di internet. Oktober 2025, firmware untuk Galaxy S25 Ultra bocor ke publik. Tak lama kemudian, beredar pula apa yang diyakini sebagai build beta pertama yang disiapkan untuk pengguna umum.
Dua versi firmware One UI 8.5 untuk Galaxy Z Fold 7 pun diketahui telah beredar, meski belum jelas perangkat mana saja yang akan resmi masuk dalam program uji coba beta.
Menanti Peluncuran Samsung
Menjelang tanggal peluncuran yang dirumorkan, berbagai informasi awal tentang rencana peluncuran Samsung diprediksi akan terus bermunculan. Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari perusahaan.
Dengan semakin banyaknya firmware bocor dan konsistensi laporan dari berbagai sumber, tanda-tanda kehadiran One UI 8.5 versi beta memang semakin kuat.
One UI 8.5 disebut akan menghadirkan serangkaian penyempurnaan visual beserta fitur-fitur baru, termasuk beberapa kemampuan tambahan berbasis kecerdasan buatan (AI).
One UI 8 Hadirkan Cara Baru Mengatur Notifikasi agar Lebih Efisien, Ini Langkah Sederhananya
Di sisi lain, notifikasi ponsel seringkali menjadi gangguan bagi sebagian besar pengguna. Mematikan semua notifikasi bukanlah solusinya, karena ponsel digunakan untuk tetap terhubung. Melalui pembaruan One UI 8, Samsung menawarkan peningkatan halus dalam mengatur notifikasi yang sangat membantu.
One UI 8 menyempurnakan pada fitur notification grouping yang sebelumnya masih terasa kurang konsisten.
Peningkatan ini membuat panel notifikasi tidak lagi dipenuhi deretan pesan panjang. Bahkan di perangkat seperti Galaxy Watch dengan One UI 8 Watch, tampilan notifikasi bahkan terlihat lebih rapi.
Meski fitur tersebut lebih terasa di perangkat wearable, pengelompokan notifikasi pada Galaxy S25 Plus tetap membantu pengguna memahami sumber notifikasi hanya dengan sekali lihat.
Cara mengaktifkan fitur One UI 8:
Fitur ini bekerja lewat notification categories, mengelompokkan notifikasi sejenis agar tidak muncul satu per satu. Misalnya, notifikasi dari banyak grup Discord, kanal Slack, atau beberapa akun Gmail dapat terkumpul dalam satu kategori.
Pengguna bisa mengaktifkannya melalui:
- Buka Pengaturan (Settings).
- Pilih Notifikasi (Notifications).
- Pilih Pengaturan Lanjutan (Advanced settings).
- Gulir ke bawah dan aktifkan Kelola kategori notifikasi untuk setiap aplikasi (Manage notification categories for each app).
Pengguna kemudian dapat mengatur lebih lanjut kategori notifikasi untuk setiap aplikasi secara spesifik. Pada WhatsApp, pengguna bisa mematikan notifikasi yang tidak mendesak seperti Media playback atau Failure notifications, namun tetap menyalakan pesan serta panggilan.
Pengaturan ini memang memerlukan waktu, tetapi memastikan notifikasi penting tidak tenggelam oleh pesan yang kurang relevan.
Samsung Galaxy A56 5G Dapat Pembaruan One UI 8 dan Fitur AI Baru untuk Gen Z
Samsung Indonesia menghadirkan pembaruan fitur Awesome Intelligence di Galaxy A56 5G. Fitur ini hadir untuk mendukung generasi muda, khususnya untuk mereka yang aktif mengekspresikan diri melalui konten digital atau social expressor.
berdasarkan survei internal Samsung, menunjukkan 74 persen Gen Z di Indonesia sudah memakai AI untuk kebutuhan pembuatan konten. Berdasarkan tren tersebut, perusahaan menambahkan sejumlah peningkatan pada Galaxy A56 5G agar lebih relevan dengan kebiasanana kreatif pengguna muda.
MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, Verry Otavianus, mengtakan AI di Galaxy A56 5G dirancang agar lebih ringan digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
HP Android Galaxy A56 5G saat ii sudah didukung One UI 8. Sejak pembaruan sistem digulirkan pada 25 September 2025, ponsel Samsung ini mendapatkan sejumlah peningkatan, fitur baru, dan tampilan lebih bersih.
“Dengan One UI 8 di Galaxy A56 5G, kami ingin menghadirkan pengalaman bukan hanya lebih cerdas dan praktis, tetapi juga lebih personal dan relevan dengan karakter mereka,” ujar Verry saat menjelaskan pembaruan Galaxy A56 5G, Selasa (11/11/2025) di Jakarta.
Ia menambahkan, "dengan dukungan Nano Banana, pengguna bisa berkreasi sesuai imajinasi mereka, ciptakan konten dan dunia baru yang awesome."
Pengguna kini dapat menikmati pengalaman lebih menarik perhatian, di antaranya pembaruan pada Now Bar dan SmartPhone Multitasking, Wallpaper, Weather Experience dan Routine, Quick Share, serta fitur utama Gemini Nano Banana.
Catat, Ini Daftar HP Samsung yang Tak Kebagian One UI 8
One UI 8, sebuah paket pembaruan sistem operasi berbasis Android 16 dan keamanan resmi dari Samsung, yang memberikan fitur-fitur tambahan telah hadir di beberapa seri ponsel di Indonesia. Mulai dari flagship hingga entry-level, hampir semua smartphone akan mendapatkannya.
Sayangnya, meski sempat menarik perhatian penggemar atas kehadirannya yang ikut menyertai ponsel-ponsel dengan harga terjangkau, ternyata ada beberapa seri lama yang dikabarkan tidak akan mendapat pembaruan ini.
Mengutip Gizmochina, Jumat (3/10/2025), berikut deretan HP Samsung yang tak kebagian pembaruan One UI 8:
Galaxy S series
- Galaxy S21
- Galaxy S21+
- Galaxy S21 Ultra
Galaxy Z series
- Galaxy Z Fold 3
- Galaxy Z Flip 3
Galaxy Tab series
- Galaxy Tab S6 Lite (2022)
- Galaxy Tab Active 4 Pro
Galaxy A series
- Galaxy A14
- Galaxy A14 5G
Galaxy M series
- Galaxy M33
- Galaxy M14
- Galaxy M14 5G
Galaxy F series
- Galaxy F14 5G
Melihat daftar tersebut, rata-rata ponsel yang tidak kebagian pembaruan One UI 8 kebanyakan merupakan keluaran tahun 2021.
Langkah yang diambil Samsung kemungkinan mempertimbangkan kompatibilitas perangkat keras dengan pembaruan software yang ada. Upaya ini biasa dilakukan untuk menghindari komplain pengguna akan menurunnya performa karena hardware sudah tidak bisa menyokong fitur terbaru.