Bocah 7 Tahun di Gowa Kena Peluru Nyasar hingga Tengkorak Retak

Seorang bocah berinisial R (7) mengalami luka serius setelah terkena peluru nyasar yang ditembakan dua orang misterius.

oleh FauzanDiterbitkan 27 November 2025, 20:23 WIB
Bocah R (7) mendapat pertolongan medis usai terkena peluru nyasar dari senapan yang ditembakan dua orang tidak dikenal. (Liputan6.com/ Fauzan)

Liputan6.com, Gowa - Seorang bocah berinisial R (7) mengalami luka serius setelah terkena peluru nyasar diduga dari senapan angin modifikasi. Peristiwa tersebut terjadi saat R sedang bermain handphone bersama sepupunya di depan rumah mereka di Kompleks Bonewa Estate, Kecamatan Pattalasang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Ibu korban, Fitriani, menuturkan kejadian berlangsung pada Sabtu (22/11/2025) sore. Sebelum anaknya terkena peluru nyasar, korban sempat mendengar suara tembakan dari arah kejauhan sebanyak dua kali.

"Tiba-tiba peluru itu mengenai kepalanya di bagian jidat. Kata dokter, pelurunya tertancap di tengkorak. Hari itu juga dijahit dua jahitan," ujar Fitriani, Kamis (27/11/2025).

Fitriani mengaku awalnya tidak mengetahui anaknya terkena peluru. Ia baru menyadari setelah kakak korban melihat kondisi kepala R yang sudah berlumuran darah.

"Dia pulang ditolong kakaknya dan tetangga. Katanya kepalanya sudah penuh darah, mukanya sama bajunya juga," bebernya.

Selain luka terbuka, R juga mengalami retak pada tulang tengkorak. Hal tersebut diketahui setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.

"Kata dokter tengkoraknya retak. Kemarin belum sempat operasi, jadi saya minta CT scan dulu karena terkendala biaya," ungkapnya.

Fitriani juga menyebut ada warga yang melihat dua orang masuk ke kawasan perumahan dengan membawa senapan angin panjang. Berdasarkan keterangan medis, peluru yang mengenai kepala anaknya merupakan peluru senapan angin berkaliber 0,5 milimeter.

"Ada yang lihat terduga pelakunya masuk ke perumahan. Sekitar dua orang bawa senapan angin panjang," tuturnya.

 

Kata Polisi

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa, Ipda Agus, membenarkan adanya laporan seorang anak yang terkena peluru nyasar.

"Iya, kejadiannya hari Sabtu sekitar pukul 15.30 Wita. Orang tua korban melapor ke polisi pada Minggu (23/11)," kata Agus kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).

Agus menjelaskan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku penembakan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dipastikan terkena peluru senapan angin.

"Tim masih mendalami dan mengidentifikasi beberapa orang yang diduga terlibat. Dari hasil pemeriksaan rumah sakit, peluru tersebut jenis peluru senapan angin," jelasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya