Liputan6.com, Jakarta - Nissan tampaknya segera memperkenalkan Juke dengan tenaga listrik, bergabung dengan model Micra dan Leaf dalam jajaran EV terbaru mereka. Meski akan memiliki banyak kesamaan dengan model Leaf terbaru, tetapi Juke akan mempertahankan gaya unik yang begitu populer dari model yang bertenaga bensin.
EV terbaru ini akan mendobrak batasan desain, mengorbankan ruang kabin dan kepraktisan untuk capai tampilan eksentrik yang menonjol.
Advertisement
Disitat dari laman Autoexpress, Juke EV akan menggunakan platform CMF-EV yang sama dengan Leaf, sebuah teknologi baterai yang efisien.
Wakil Presiden Elektromobilitas Nissan, Shunsuke Shigemoto, mengatakan jarak sumbu roda tidak ada perubahan jika dibandingkan dengan Leaf, karena harus menyesuaikan dengan ukuran baterainya.
"Secara eksternal, ketinggiannya bisa berubah drastis, meskipun kami menggunakan platform yang sama. Jadi, kami memiliki banyak fleksibilitas dalam hal interior dan eksterior untuk Juke. Ini produk yang lebih emosional,” ujarnya.
Untuk pondasinya tampak sama dengan Leaf, bodywork yang lebih ekstrem dan dimensi baru akan menghasilkan desain yang sangat berbeda.
Roda akan lebih besar, rel lebih lebar, dan atap lebih rendah, memberikan Juke baru proporsi yang serupa dengan konsep Hyper Punk.
"Tema desainnya adalah poligon, lebih diarahkan untuk menonjol dan unik, seperti Juke pada umumnya. Kami hanya mencoba meneruskan DNA Juke," tambahnya.
Bagian belakang akan lebih tegas dengan ekor ‘kamm’ atau tepi tajam pada tutup bagasi yang membantu membersihkan aliran udara saat melewati bodi.
Interior dan Performa Mesinnya
Roda Juke akan lebih besar untuk varian bertenaga listriknya, dengan ukuran roda kemungkinan akan meningkat hingga 20 inci. Beragam warna cerah dan panel kontras juga akan ditawarkan.
Masuk kabin, interiornya akan orisinal dengan model Juke yang sebelumnya, ditandai dengan konsol di tengahnya.
Kebanyakan model Leaf dilengkapi sepasang layar 14,3 inci beresolusi tinggi yang tajam dan menjalankan sistem operasi berbasis Google yang sangat baik.
Selain mudah dinavigasi, palet warna dan tema latar belakang Leaf yang lembut selaras dengan pengalaman berkendara yang santai.
Sebaliknya, pada Juke EV ini diperkirakan akan tampil dengan warna cerah dan futuristik, dengan pencahayaan ambient yang berani.
Mesin dari Juke EV ini akan mencakup paket baterai 52kWh dan 75kWh yang digunakan pada Leaf, yang akan menggerakkan satu motor listrik yang terpasang di depan dan akan menghasilkan tenaga 174bhp atau 213bhp.
Setelah produksi Juke baru dimulai, Nissan akan mengalihkan perhatiannya ke Qashqai listrik generasi berikutnya.
Namun, tetap tidak akan meninggalkan mobil berbahan bakar bensin. Nissan berencana untuk terus menawarkan versi bensin untuk model Juke dan Qashqai yang sudah ada di masa mendatang.