Selain Bandara Morowali, Ini Profil Bandara yang Dikelola Swasta di Sulteng

Kabupaten Morowali memiliki dua bandara. Satu dikelola oleh pemerintah. sedangkan satu lagi oleh swasta.

oleh Yacob BillioctaDiterbitkan 26 November 2025, 16:15 WIB
Bandara Morowali mulai dibangun pada 2007 dengan dana APBD. (Dok Kemenhub)

Liputan6.com, Jakarta Pernyataan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin soal ada bandara di Indonesia yang tidak memiliki perangkat negara, mengundang reaksi luas. Dengan tegas Sjafrie menyebutnya sebagai anomali.

"Ini merupakan hal yang anomali, di dalam negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita harus menegakkan regulasi, tapi ternyata masih terdapat celah-celah," kata Sjafrie di Morowalo, Sulawesi Tengah, Kamis (20/11/2025).

Sjafri tidak menjelaskan detail mengenai bandara tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, bandara yang dimaksud Sjafrie tersebut diduga berada di Morowali. 

Sjafrie menegaskan fakta seperti ini yang menjadi salah satu alasan TNI menggelar simulasi latihan intercept (pencegahan), terhadap pesawat-pesawat yang dimungkinkan mempunyai indikasi kegiatan-kegiatan ilegal. Hal ini sebagai bentuk kehadiran negara.

Tidak hanya di udara, latihan juga digelar oleh prajurit-prajurit TNI terhadap bandara yang tidak memiliki perangkat negara yang bertugas di dalam bandara tersebut.

"Ini menjadi bagian evaluasi kita untuk melakukan suatu penertiban dan pengamanan dengan melakukan deregulasi terhadap ketentuan-ketentuan yang sudah dikeluarkan, akan tetapi ketentuan yang kita keluarkan sendiri tidak bisa kita kendalikan sendiri," ujar Sjafrie.

Sebagaimana diketahui, terdapat dua bandara di Morowali. Pertama adalah Bandara Morowali. Kedua adalah Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Berdasarkan informasi yang dirangkum Liputan6.com dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Berikut profil kedua bandara:

Bandara Morowali

Bandara ini memiliki kode Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO): WAFO. Dan kode International Air Transport Association (IATA): MOH.

Bandara Morowali masuk dalam kelas III. Dikelola oleh UPT Ditjen Hubud. Kantor otoritas Bandara Wilayah V Makassar.

Aktivitas pesawat di bandara ini di tahun 2024 mencapai 1.996 unit. Penumpang 104.490 dan kargo 11.99 ribu.

Bandara IMIP

Bandara IMIP berkode ICAO: WAMP. Kode IATA: MWS. Dalam data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, tidak tercatat klasifikasi kelas.

Bandara ini dikelola swasta. Berada di bawah otoritas Bandara Wilayah V Makassar.

Data mengenai lalu lintas udara, total aktivitas pesawat di Bandara IMIP tahun 2024 mencapai 534 pesawat dengan jumlah penumpang 51.18 ribu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya