Samsung Gandeng Perplexity untuk Rancang Bixby Baru di Galaxy S26

Samsung dikabarkan menyiapkan transformasi besar pada Bixby di Galaxy S26 dengan menggandeng Perplexity sebagai otak AI baru yang lebih pintar dan responsif.

oleh Arief Ferdian MaulanaDiterbitkan 29 November 2025, 09:07 WIB
Kehadiran fitur Audio Eraser, yang memudahkan para kreator konten mengurangi suara bising. (Dok. Samsung Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan besar untuk asisten virtual besutannya, Bixby. Dalam lini Galaxy S26 yang diperkirakan meluncur pada awal 2026, Samsung disebut akan membekali Bixby dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang jauh lebih canggih, bahkan mampu menantang Gemini, Siri, hingga Alexa.

Selama ini, Bixby memang belum mampu mencuri perhatian pengguna seperti yang dilakukan oleh Gemini, Siri, atau Alexa. Meski tetap menjadi asisten suara bawaan di beberapa perangkat pintar Samsung, seperti televisi dan peralatan rumah tangga cerdas, posisinya di ponsel Galaxy justru kerap berada di bawah bayang-bayang Gemini.

Keterbatasan fitur berbasis AI menjadi salah satu alasan mengapa Bixby kurang diminati. Namun, kondisi itu tampaknya akan segera berubah. Samsung dirumorkan menjalin kerja sama dengan Perplexity, perusahaan AI yang menjadi pesaing Google DeepMind dan OpenAI, untuk menyuntikkan kemampuan chatbot canggih ke dalam Bixby.

Informasi ini diungkap via Androidauthority, dikutip Sabtu (29/11/2025) oleh seorang pembocor bernama @chunvn8888 di platform X.

Ia menyebutkan, Samsung saat ini sedang menguji integrasi Perplexity AI pada perangkat smartphone dan tablet. Teknologi tersebut diperkirakan akan resmi diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran seri Galaxy S26 pada 2026.

Uji coba itu disebut-sebut sebagai persiapan menuju perilisan seri Galaxy S26. Nantinya, Bixby dan Perplexity akan bekerja berdampingan.

Untuk perintah sederhana seperti mengatur alarm, membuat catatan, atau menjalankan fungsi dasar ponsel, Bixby tetap handle secara mandiri. Namun, untuk tugas yang lebih kompleks, seperti pencarian informasi dan pengolahan data dari internet, Perplexity AI akan mengambil alih.

Langkah Perplexity yang menawarkan langganan gratis selama satu tahun bagi pengguna Galaxy di Amerika Serikat (AS) disebut sebagai strategi awal untuk memperkenalkan layanannya secara lebih luas di ekosistem Samsung.

Jika rencana ini benar-benar tercapai, Samsung diperkirakan akan menerapkan pola serupa dengan Apple yang kini menyandingkan ChatGPT pada perangkatnya. Artinya, pengguna Galaxy kemungkinan harus menghubungkan akun atau berlangganan layanan Perplexity untuk menikmati fitur AI lanjutan di Bixby.

Bixby Bangkit Lewat Perplexity

Kolaborasi Samsung dan Perplexity sebenarnya sudah muncul sejak awal 2025. Pada Juni 2025, Bloomberg melaporkan kedua perusahaan tengah membahas kerja sama eksklusif untuk meningkatkan kemampuan Bixby, termasuk dalam pengalaman penelusuran web.

Ditambah lagi, Perplexity baru saja menghadirkan Comet, peramban web berbasis AI untuk Android, yang membuka peluang integrasi lebih luas dengan aplikasi Samsung Internet.

Dengan strategi ini, Samsung bukan hanya berusaha menghidupkan kembali gengsi Bixby, tetapi juga secara perlahan mengurangi ketergantungan terhadap layanan Google di perangkat mobile-nya.

Daftar Peningkatan dan Fitur Baru Galaxy AI

Galaxy AI di Samsung Galaxy S25 Ultra. Liputan6.com/Ratu Annisaa Suryasumirat

Sebelumnya, Samsung Galaxy S25 Series dengan One UI 7, hadir sebagai asisten AI yang diklaim mampu memahami kebutuhan dan preferensi pengguna, memberikan pengalaman AI yang disesuaikan, dengan tetap menjaga privasi.

Itu merupakan langkah awal dari visi bersama antara Samsung dan Google untuk menghadirkan Android yang berpusat pada AI dengan menyatukan para pengembang dan mitra dari seluruh dunia.

Sistem multimodal AI memungkinkan Galaxy S25 Series memahami teks, ucapan, gambar, dan video untuk menciptakan interaksi yang begitu natural.

Galaxy S25 juga menghadirkan peningkatan signifikan dalam memahami bahasa sehingga interaksi sehari-hari menjadi lebih mudah. Cukup tanya perangkat, pengguna bisa dengan mudah menemukan suatu foto di Samsung Gallery atau mengubah ukuran font pada menu pengaturan.

Interaksi yang intuitif tersebut semakin diperkaya dengan pengembangan fitur popular di Galaxy AI yang digunakan untuk komunikasi, produktivitas, dan kreativitas.

Berikut adalah daftar peningkatan dan fitur baru Galaxy AI pada Samsung Galaxy S25 Series

Upgrade Galaxy AI Sebelumnya

Galaxy S25 meningkatkan 12 fungsi Galaxy AI yang sudah ada sebelumnya, memberikan pengalaman yang lebih halus dan efisien.

  • Circle to Search: Mempermudah pencarian objek dalam foto dengan menggambar lingkaran di sekitar objek.
  • AI Select: Memilih opsi terbaik berdasarkan preferensi pengguna.
  • Bixby: Pembaruan Bixby yang lebih cerdas dan responsif.
  • Routine: Menyesuaikan tugas harian sesuai kebiasaan pengguna.
  • SmartThings AI: Mengatur perangkat rumah pintar dengan lebih efisien.
  • Live Translate: Menerjemahkan teks atau percakapan secara real-time.
  • Gallery Search: Meningkatkan kemampuan pencarian foto dalam galeri.
  • Writing Assist: Membantu dalam memperbaiki tulisan secara otomatis.
  • Read Aloud: Membacakan teks atau artikel dengan suara alami.
  • Generative Edit: Mengedit gambar atau video secara otomatis menggunakan AI.
  • Portrait Studio: Meningkatkan kualitas foto potret dengan fitur AI.
  • Drawing Assist: Membantu menggambar dengan saran dan koreksi otomatis.

Daftar AI Lain serta Fungsinya

Galaxy S25 juga memperkenalkan 9 fungsi AI baru yang revolusioner dan akan sangat meningkatkan produktivitas serta pengalaman pengguna:

  • Multimodal Search: Memungkinkan pencarian melalui berbagai jenis media (gambar, teks, suara) secara bersamaan.
  • Human Like Agent: Agen virtual yang lebih manusiawi dalam berinteraksi dan memahami perintah.
  • Call Recording: Merekam panggilan telepon secara otomatis dengan kontrol penuh.
  • Call Transcript: Menyediakan transkrip otomatis dari percakapan selama panggilan.
  • Call Summary: Memberikan ringkasan percakapan setelah panggilan selesai.
  • Emoji Maker: Membuat emoji pribadi berdasarkan gambar atau foto pengguna.
  • Now Brief: Memberikan ringkasan aktivitas atau update secara real-time.
  • Audio Eraser: Menghapus suara latar yang mengganggu pada rekaman audio.
  • Auto Trim: Memangkas video otomatis dengan mendeteksi bagian yang tidak penting.
Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya