Angin Kencang Intai Jakarta dan Kepulauan Seribu, Warga Diminta Waspada Pohon Tumbang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi angin kencang di wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 26 November 2025, 12:35 WIB
Warga mengenakan jas hujan saat melintasi JPO di Jalan Raya Casablanca, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2022). BMKG memprediksi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang akan terjadi hingga April ini di wilayah Jabodetabek. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi angin kencang di wilayah Jakarta dan Perairan Kepulauan Seribu.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok, peringatan dini angin kencang ini berlaku mulai 25-26 November 2025.

“Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok tentang peringatan dini angin kencang di wilayah Provinsi DKI Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu yang berlaku 25-26 November 2025,” tulis BPBD DKI Jakarta di akun Instagram @bpbddkijakarta, dikutip (26/11/2025).

Oleh sebab itu, masyarakat dan para nelayan diminta untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi dampak angin kencang yang diperkirakan mencapai kecepatan 20-25 knot atau sekitar 37-46 km/jam (Skala Beaufort 5-6) di Perairan Kepulauan Seribu.

Selain itu, angin kencang juga berpotensi dapat menyebabkan berbagai bahaya, seperti pohon tumbang, reklame jatuh, atau kerusakan lainnya di sekitar.

 

Warga Diimbau Cek Kondisi Sekitar

Kenderaan melintas saat hujan di Bundaran HI, Jakarta, Senin (1/11/2021). BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir, dan angin kencang untuk berbagai wilayah di Indonesia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

“Pastikan untuk cek kondisi sekitar rumah, amankan barang-barang yang ada di luar, dan hindari tempat-tempat yang rawan seperti bawah pohon atau bangunan yang tidak stabil,” ucap dia.

Masyarakat diimbau agar terus memantau informasi terkini mengenai gelombang air laut pada laman: bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut. Jika dalam keadaan darurat dan membutuhkan pertolongan, masyarakat diminta untuk segera menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112.

Infografis BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya