Ginjal yang Terkena Kanker Tak Harus Diangkat Seluruhnya, Dokter Kenalkan Partial Nephrectomy

Partial Nephrectomy adalah pengangkatan sebagian kecil ginjal yang terkena kanker untuk mempertahankan fungsinya.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiterbitkan 26 November 2025, 07:00 WIB
Dokter konsultan urologi Badrulhisham Bahadzor di Hospital Picaso, Petaling Jaya, Malaysia soal Partial Nephrectomy, Selasa (25/11/2025). Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin.

Liputan6.com, Petaling Jaya Penanganan kanker ginjal tak harus mengangkat satu ginjal utuh. Seiring berkembangnya teknologi kesehatan, kanker ginjal kini bisa diatasi dengan Partial Nephrectomy.

Dokter konsultan urologi Badrulhisham Bahadzor di Hospital Picaso, Petaling Jaya, Malaysia menjelaskan, Partial Nephrectomy adalah pengangkatan sebagian ginjal, hanya yang terkena kanker. Sehingga, bagian ginjal yang sehat bisa kembali berfungsi bersama satu ginjal lainnya yang tak terkena kanker.

“Di ginjal ada tumor, kanker, kita bisa operasi dengan hanya membuang bagian yang terkena tumornya saja. Jadi, ginjalnya masih dapat kita selamatkan. Kita selamatkan sebanyak mungkin organ dalam ginjal yang dipanggil (disebut) nefron,” kata pria yang akrab disapa dokter Badrul saat ditemui di Petaling Jaya, Malaysia, Selasa (25/11/2025).

Pengangkatan sebagian ginjal ini bisa dilakukan pada pasien kanker ginjal stadium awal yakni stadium satu dan dua. Badrul menambahkan, meski sebagian ginjal telah diangkat, tapi ginjal tersebut tetap bisa berfungsi dengan baik.

“Ya, ginjalnya bisa berfungsi lagi. Kalau tumornya katakanlah 5 cm, masih ada lagi 5 cm ginjal yang sehat, buang saja yang 5 cm itu, jadi tinggal 50 persen, itu berfungsi,” kata Badrul kepada Health Liputan6.com.

Bahkan, pengangkatan ginjal sebagian juga bisa dilakukan pada pasien dengan tumor di ginjal yang melebihi ukuran 5 cm. Umumnya, ukuran tumor di bawah 7 cm masih bisa ditindak dengan Partial Nephrectomy.

“Biasanya ukurannya kurang dari 7 cm, tapi ada juga yang 8 cm pernah kami lakukan,” ujarnya.

 

Kondisi yang Membuat Ginjal Harus Diangkat Seluruhnya

Meski begitu, beberapa kasus tetap berujung pada pengangkatan satu ginjal utuh. Misalnya jika kanker berukuran besar atau sudah menyebar.

“Kalau kankernya katakanlah sudah 9 cm, yang tinggalnya cuma 2 cm aja macam tak berguna lagi kan hanya sedikit aja jadi lebih baik buang semua.”

“Atau pun ada juga kankernya yang sudah menyebar masuk dalam pembuluh darah, jadi tak bisa dibuang sebagian aja, dengan pembuluh darahnya harus dipotong bersama,” jelasnya.

 

Letak Kanker Turut Menentukan

Selain kasus-kasus di atas, letak kanker juga amat menentukan apakah ginjal perlu diangkat seluruhnya atau sebagian saja.

“Kedudukannya (letaknya), contohnya katakanlah tumornya 5 cm tapi kedudukan tumor itu berdekatan dengan pembuluh darah.”

Badrul menjelaskan, setiap tindakan pengangkatan kanker ginjal dilakukan dengan teknologi robotik sehingga hasilnya lebih presisi. Bukan hanya dari Malaysia, pasien dari Indonesia pun kerap datang untuk melakukan Partial Nephrectomy.

“Kita lakukan dengan robotik, pembedahan konvensional open pun bisa tapi yang kita lakukan di sini robotik. Jadi pasien ada dari Indonesia, dari Malaysia suka datang ke sini untuk second opinion.”

Sementara, untuk risiko sel kanker datang kembali tidak ada bedanya antara Partial Nephrectomy dengan pengangkatan ginjal utuh.

“Tak ada beda besar (perbedaan signifikan) dengan kalau dibuang semua. Yang beda besarnya fungsi ginjal yang tinggal, kalau buang semua maksudnya hilang terus (hilang seluruhnya, dengan fungsinya), kalau buang sebahagian masih ada lagi yang tinggal yang boleh (dapat) berfungsi,” pungkasnya.  

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya