Penambang Bitcoin Dapat Hadiah Rp 4,44 Miliar Usai Pecahkan Blok Pakai Mesin Jadul

Seorang penambang independen Bitcoin meraih hadiah USD 266.000 setelah memecahkan blok 924.569 dengan mesin berdaya komputasi rendah.

oleh Sekar FebrianiDiterbitkan 24 November 2025, 10:00 WIB
Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency atau mata uang kripto.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang penambang independen Bitcoin meraih keberuntungan besar pada Jumat pekan lalu. Ia berhasil mendapatkan hadiah 3,146 BTC yang bernilai sekitar USD 266.000 atau sekitar Rp 4,44 miliar (kurs dolar Rp 16.671), setelah memecahkan blok 924.569.

Yang mengejutkan, penambang ini melakukan hal tersebut hanya dengan bermodalkan mesin berdaya komputasi jauh lebih rendah dari penambang besar lain. Umumnya, diperlukan mesin berdaya komputasi jumbo untuk memenangkan hadiah blok.

Dikutip dari Coinmarketcap.com pada Senin (24/11/2025), spesifikasi dari daya komputasi yang digunakan oleh penambang ini disebut hanya mencapai 1,2 terahashes per detik (TH/s). Sementara, di industri penambangan kripto yang lebih besar, mesin-mesin canggih dapat menghasilkan daya hingga exahashes (EH/s).

Pendiri CKpool, Con Kolivas, mengumumkan kemenangan tersebut melalui salah satu unggahannya di platform X. Ia memberi ucapan selamat kepada penambang yang dianggap “sangat beruntung.” Kolivas juga menyoroti betapa kecil peluang dari kejadian ini untuk bisa terjadi, dengan menyebut angka peluang sekitar 1,2 juta : 1/hari berdasarkan hash rate yang dimiliki penambang tersebut.

Menurut data on-chain, penambang tersebut memperoleh 3,125 BTC dari hadiah blok ditambah dengan 0,021 BTC dari biaya transaksi, sehingga total yang diterimanya berada di kisaran 3,146 BTC.

Penambang Independen Bitcoin Peroleh Hadiah Lebih Banyak pada 2025

Seorang teknisi melakukan perawatan pada rig pertambangan dari komputer super di dalam pabrik bitcoin 'Genesis Farming' di dekat Reykjavik, Islandia (16/3). (AFP Photo/Halldor Kolbeins)

Meski pasar penambangan kripto didominasi oleh perusahaan besar, 2025 menjadi tahun yang mengesankan bagi penambang independen. Berdasarkan data dari Mempool Space, ada 13 blok yang ditambang secara independen melalui CKpool tahun ini, dengan rata-rata lebih dari satu blok per bulan.

Dilansir dari Coinmarketcap, bulan lalu seorang penambang independen berhasil meraih hadiah sebesar 3,125 BTC setelah berhasil menyelesaikan blok 920.440 secara independen. Hadiah tersebut memiliki total nilai sebesar USD 347.455, ditambah biaya transaksi. Semuanya  ia dapatkan sendiri.

Pada bulan Juli, penambang lain yang hanya menggunakan daya komputasi sebesar 2,3 petahashes, berhasil mengklaim hadiah penuh blok. Kemenangan serupa tercatat pada bulan Juni, Maret, dan Februari lalu.

Penambang Bitcoin Beralih ke AI untuk Pendapatan Baru

Bitcoin - Image by mohamed Hassan from Pixabay

Seiring dengan penurunan margin yang terjadi pasca halving, penambang besar mulai mencari sumber pendapatan baru selain Bitcoin.

CleanSpark, salah satu penambang besar Bitcoin, telah memulai transisinya ke infrastruktur pusat data AI. Transisi ini berhasil memberi dampak positif pada harga sahamnya dengan kenaikan hingga 13% setelah pengumuman ekspansi pada bulan Oktober lalu. 

TeraWulf juga berencana mengumpulkan USD 500 juta melalui penawaran convertible note untuk membiayai pembangunan fasilitas pusat data baru di Abernathy, Texas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya