Strategy Borong Bitcoin USD 835 Juta di Tengah Lesunya Pasar Kripto

Strategy mengulangi strategi beli saat harga anjlok seperti pada tahun 2022. Simak bagaimana perusahaan ini mengambil posisi long-volatility.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 23 November 2025, 06:00 WIB
Pembelian besar yang dilakukan oleh Strategy ini mengingatkan pada pendekatan yang mereka ambil selama bear market 2022 lalu. Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (ParStud/depositphotos.com)

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan milik Michael Saylor, Strategy, kembali membuat gebrakan besar di pasar kripto. Di tengah kelesuan pasar (bearish market) sepanjang tahun 2025, perusahaan tersebut mengakuisisi Bitcoin senilai USD 835 juta, atau setara dengan sekitar Rp 13,92 triliun (asumsi kurs dolar Rp 16.671).

Langkah agresif ini menunjukkan bahwa Strategy konsisten dengan strateginya untuk memanfaatkan penurunan harga kripto demi mengakumulasi Bitcoin dalam jumlah besar.

Dikutip dari coinmarketcap, Minggu (23/11/2025), pembelian senilai USD 835 juta ini secara jelas menyoroti adanya kepercayaan institusional yang berkelanjutan terhadap Bitcoin, meskipun volatilitas pasar sedang tinggi. Tindakan ini memberikan sinyal bullish jangka panjang yang signifikan di tengah ketidakpastian saat ini.

Pembelian besar yang dilakukan oleh Strategy ini mengingatkan pada pendekatan yang mereka ambil selama bear market 2022 lalu. Hal ini mencerminkan fokus strategis perusahaan untuk memanfaatkan kemerosotan harga sebagai peluang akuisisi jangka panjang.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Cadangan Corporate Treasury

Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency atau mata uang kripto.

Michael Saylor, pendiri sekaligus chairman Strategy, memang kerap menyuarakan keyakinannya. Saylor pernah menyatakan, "Bitcoin adalah aset utama untuk cadangan corporate treasury jangka panjang."

Tindakan perusahaan ini mengindikasikan strategi yang gigih dalam menggunakan sumber daya perusahaan untuk mengakuisisi Bitcoin sebagai aset cadangan, tanpa gentar menghadapi sentimen pasar yang sedang berlaku.

Dampak langsung di pasar menunjukkan ketahanan harga Bitcoin meskipun tren bearish secara keseluruhan sedang terjadi. Keputusan Strategy ini memperkuat keyakinan akan nilai jangka panjang Bitcoin sebagai bagian dari manajemen keuangan perusahaan.

 

Komitmen Strategy

Pembelian ini mengisyaratkan implikasi finansial terhadap stabilitas Bitcoin dan potensi aset tersebut untuk menarik minat korporasi secara luas. Strategy mengambil posisi long-volatility (bertaruh pada volatilitas jangka panjang) di tengah ketidakpastian pasar saat ini.

Aksi Strategy ini menegaskan kembali komitmen perusahaan terhadap Bitcoin, memanfaatkan kemerosotan pasar untuk potensi keuntungan di masa depan. Para pengamat mencatat dukungan yang berkelanjutan di kalangan advokat Bitcoin korporasi yang tetap teguh menghadapi tantangan pasar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya