Ada Eco Run, TransJakarta Sesuaikan Layanan pada Minggu 23 November 2025

TransJakarta mengumumkan adanya penyesuaian layanan pada sejumlah rute BRT dan Non-BRT pada Minggu, 23 November 2025.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 22 November 2025, 20:00 WIB
Untuk diketahui, sepanjang 2024, Transjakarta melayani 371,4 juta pelanggan dengan rata-rata lebih dari 1 juta pelanggan per hari. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - TransJakarta mengumumkan adanya penyesuaian layanan pada sejumlah rute BRT dan Non-BRT pada Minggu, 23 November 2025. Penyesuaian layanan dilakukan sehubungan dengan kegiatan Eco Run 2025.

"Penyesuaian ini dilakukan untuk menjaga mobilitas pelanggan dan mendukung kelancaran acara," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/11/2025).

Ayu menyampaikan, meski terjadi penyesuaian, TransJakarta memastikan komitmennya untuk melayani pelanggan dengan baik.

"Penyesuaian ini adalah langkah yang kami ambil agar semua pihak baik peserta lari maupun pelanggan Transjakarta dapat beraktivitas dengan aman," kata dia.

Lebih lanjut, TransJakarta mengimbau pelanggan untuk mengecek informasi rute terbaru dan merencanakan perjalanan lebih awal. Layanan dipastikan akan segera kembali normal setelah acara selesai.

"TransJakarta mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan rencana perjalanan. Informasi terkini dapat diakses melalui media sosial resmi Transjakarta dan aplikasi TJ:Transjakarta," ucap Ayu.

Ada pun penyesuaian rute yang akan dilakukan, yakni Koridor 1 (Blok M – Kota) mulai pukul 04.00-08.00 WIB. Untuk sementara, Transjakarta rute ini tidak melayani Halte Kebon Sirih hingga Polda Metro Jaya.

"Rute dialihkan melalui lintasan Koridor 13 dan 9," terang Ayu.

"Kemudian, rute BRT (1F, 1N, 1P, 4C, 6T, 6M, 6N) dan 9C dan Non-BRT (3F, S61, T31, 1W, 6D, 6V, dan 10H) juga akan mengalami penyesuaian mulai pukul 10.00-22.00 WIB. Penyesuaian akan mengikuti kondisi di lapangan," tutup Ayu.

 

Banjir Rob Landa Wilayah Pesisir Jakarta, 6 RT dan 1 Ruas Jalan Tergenang

Gelombang tinggi dan angin kencang menghantam pesisir Jakarta, Kamis (9/1/2020). Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) memetakan kawasan yang rawan diterjang banjir rob selama cuaca ekstrem melanda Jakarta pada 9 hingga 12 Januari 2020. (merdeka.com/Imam Buhori)

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan ada 6 rukun tetangga (RT) dan satu ruas jalan tergenang di wilayah pesisir Jakarta tergenang banjir Rob (pesisir). Data ini tercatat per pukul 13.00 WIB.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 6 RT dan 1 ruas jalan tergenang," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/11/2025).

Yohan menyampaikan, berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, peringatan dini banjir pesisir 18 - 26 November 2025 telah disampaikan kepada warga.

Adapun banjir Rob ini disebabkan oleh adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Baru, sehingga meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

"Hal tersebut menyebabkan kenaikan Pintu Air Pasar Ikan Bahaya/Siaga 1 pada Hari Sabtu 22 November 2025 pukul 09.00 WIB dan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta," jelasnya.

Sebagai upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personil untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan wilayah mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga bekerja sama dengan para lurah dan camat setempat untuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.

"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," katanya.

 

Daftar Wilayah Terdampak

Kapal nelayan melintas di pesisir laut Jakarta, Kamis (9/1/2020). Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) memetakan kawasan yang rawan diterjang banjir rob selama cuaca ekstrem melanda Jakarta pada 9 hingga 12 Januari 2020. (merdeka.com/Imam Buhori)

Adapun data wilayah terdampak genangan imbas banjir Rob adalah sebagai berikut:

6 RT di Kepulauan Seribu:

- Kepulauan Seribu Utara (4 RT)

Kel. Pulau Panggang 2 RT

Ketinggian: 10 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

Kel. Pulau Kelapa 1 RT

Ketinggian: 10 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

Kel. Pulau Harapan 1 RT

Ketinggian: 20 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

- Kepulauan Seribu Selatan (2 RT)

Kep. Pulau Pari 1 RT

Ketinggian: 10 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

Kel. Pulau Tidung 1 RT

Ketinggian: 10 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

1 ruas jalan di Jakarta Utara

1. Jl. RE. Martadinata RT 001 RW 012 (Depan JIS), Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok

Ketinggian: 10 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

Infografis Banjir Rob dan Jebolnya Tanggul Laut di Semarang. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya