Kebakaran di Lokasi COP30 Brasil, 13 Orang Alami Sesak Napas Akibat Menghirup Asap

Kebakaran terjadi di Zona Biru lokasi penyelenggaraan COP30 di Belem, Negara Bagian Para, Brasil.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 21 November 2025, 07:01 WIB
Seorang petugas keamanan mengarahkan orang-orang untuk meninggalkan lokasi KTT Iklim PBB COP30 menyusul kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/11/2025) di Belem, Brasil. (Dok. AP/Fernando Llano)

Liputan6.com, Brasilia - Kebakaran terjadi di lokasi COP30—pertemuan tahunan negara-negara di bawah PBB untuk membahas aksi iklim—di Belem, Brasil, pada Kamis (20/11/2025).

"Petugas pemadam kebakaran dan petugas keamanan PBB merespons dengan cepat, dan api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar enam menit. Semua orang berhasil dievakuasi dengan selamat," sebut keterangan pihak penyelenggara COP30 seperti dikutip dari situs web resminya.

"Sebanyak 13 orang mendapat perawatan di lokasi akibat menghirup asap. Kondisi mereka sedang dipantau, dan dukungan medis yang diperlukan telah diberikan."

Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Brasil dan UNFCCC—badan PBB yang mengoordinasikan penyelenggaraan konferensi iklim—secara bersama-sama memutuskan untuk menutup sementara Zona Biru sementara petugas pemadam kebakaran melakukan penilaian keselamatan secara menyeluruh.

Para delegasi diminta menunggu komunikasi resmi selanjutnya, yang akan diumumkan pada pukul 20.00 waktu setempat, setelah tempat acara dievaluasi secara lengkap dan dinyatakan sepenuhnya aman.

Sementara itu, Zona Hijau tetap buka dan kegiatan berjalan sesuai jadwal.

Melansir Associated Press, Menteri Pariwisata Brasil Celso Sabino mengatakan kepada para jurnalis di lokasi bahwa kebakaran bermula di dekat Paviliun China.

Menurut Samuel Rubin, salah satu penanggung jawab sebuah paviliun hiburan dan budaya, api kemudian dengan cepat menjalar ke paviliun-paviliun di sekitarnya. Ia menjelaskan bahwa area yang terdampak termasuk beberapa paviliun dari negara-negara Afrika serta sebuah paviliun yang berfokus pada kaum muda.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya