Liputan6.com, Jakarta Bruno Guimaraes mengakui bahwa ia sangat terinspirasi oleh sosok Casemiro. Gelandang Newcastle United itu menyebut pemain Manchester United tersebut sebagai figur panutan di lini tengah.
Pengakuan ini terasa istimewa karena datang dari pemain klub rival. Dalam konteks persaingan dan rivalitas, pujian seperti ini jarang muncul secara terbuka.
Advertisement
Guimaraes bahkan menyebut Casemiro sebagai pemain yang lengkap. Ia menilai perjalanan karier seniornya menjadi rujukan bagi gelandang Brasil generasi sekarang.
Pujian itu sekaligus menegaskan status Casemiro sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dalam satu dekade terakhir. Pengaruhnya terasa di klub maupun tim nasional.
Pujian Bruno Guimaraes untuk Casemiro
Bruno Guimaraes tidak sekadar memberi komentar standar. Ia secara terbuka menyebut Casemiro sebagai idola dan sumber inspirasi dalam bermain.
Dalam wawancara dengan media Brasil, Guimaraes menyampaikan bahwa sejak pertama kali dipanggil timnas pada 2020, nama Casemiro sudah ia sebut sebagai sosok panutan di lini tengah.
"Dia pemain yang lengkap. Kariernya sudah berbicara sendiri. Pada salah satu wawancara pertama saya di tim nasional pada 2020, ketika saya baru bergabung, mereka bertanya apakah saya terinspirasi oleh seseorang di lini tengah, dan saya menyebut namanya, Casemiro," kata Guimaraes kepada Globo.
"Dia juga menjadi idola di sana karena semua yang sudah dia lakukan, terutama di Real Madrid, dengan lima gelar Liga Champions. Semua yang bermain di lini tengah Brasil membicarakannya, Casemiro adalah sosok yang harus kami ikuti. Jadi menurut saya ini tentang banyak hal sekaligus, dia seorang pemimpin."
Casemiro sebagai Figur Sentral Gelandang Brasil
Bagi para gelandang Brasil, Casemiro adalah titik referensi utama. Ia menjadi simbol transformasi gelandang bertahan modern yang tidak hanya bertahan, tetapi juga ikut membangun serangan.
Lima gelar Liga Champions bersama Real Madrid menjadi salah satu bukti nyata kualitasnya. Ia tampil di panggung tertinggi dan berperan penting dalam kesuksesan klub Spanyol tersebut.
Di mata Guimaraes, pencapaian itu menjadikan Casemiro sebagai sosok yang dihormati. Bukan hanya karena trofi, tetapi juga karena konsistensi dan kepemimpinannya di lapangan.