Liputan6.com, Jakarta - Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Rendy Primartantyo mengatakan pihaknya membutuhkan waktu lebih kurang 4-6 jam untuk membersihkan area lintasan di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan usai tertimpa pohon tumbang.
Adapun pohon tumbang terjadi sekira pukul 10.26 WIB, Kamis (20/11/2025).
Advertisement
"Mungkin dalam 4 sampai 6 jam ke depan akan dilakukan pembersihan terlebih dahulu dari sisa-sisa pohon, kemudian kerusakan-kerusakan di atap lintasan kita, yang atap yang menutupi lintasan kita, karena ini peralihan dari elevated ke underground,” kata Rendy di lokasi kejadian, Kamis (20/11/2025).
Petugas gabungan yang terdiri dari tim MRT Jakarta, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, Gulkarmat DKI Jakarta, hingga Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta saat ini tengah membersihkan bagian atap yang rusak serta memotong pohon menjadi bagian-bagian kecil.
"Jadi, lintasan yang terkena pohon tumbang tersebut, strukturnya rusak dan juga membuat kita harus menghentikan operasional. Satu karena memang tertutup jalurnya dan kedua, juga karena di sana ada kelistrikan yang juga terpengaruh, sehingga kita harus menghentikan lajunya kereta,” jelas Rendy.
Terhenti sampai Stasiun Blok M
Meski pembersihan memakan waktu yang cukup panjang, MRT Jakarta untuk sementara mulai mengimplementasikan operasional rute Lebak Bulus sampai dengan Blok M. Sementara MRT Jakarta dari Senayan sampai Bundaran HI masih belum bisa melayani penumpang.
"Jadi, sementara untuk para pelanggan MRT, pada teman-teman MRT, sementara hanya, saat ini, MRT hanya melayani antara Blok M sampai Lebak Bulus,” ucap dia.
Rendy masih belum bisa memastikan kapan operasional MRT akan kembali normal untuk semua rute. Ke depan, kata dia informasi ihwal perbaikan bakal terus diperbarui melalui kanal resmi MRT Jakarta.
"Kami sedang berkoordinasi, kami akan update segera di kanal-kanal resmi MRT Jakarta. Mudah-mudahan kita akan bisa segera memberikan update kapan beroperasi kembali secara menyeluruh,” kata dia.