Terungkap, Permintaan Aneh Barcelona Pada Robert Lewandowski: Setop Nyekor!

Biografi baru mengungkap manajemen Barcelona sempat meminta Robert Lewandowski berhenti mencetak gol. Apa alasannya?

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 20 November 2025, 10:46 WIB
Robert Lewandowski. Striker Polandia berusia 34 tahun yang baru saja bergabung dengan Barcelona pada awal musim 2022/2023 setelah meninggalkan Bayern Munchen ini juga menjadi pemain dengan kontribusi gol terbanyak kedua di Liga top Eropa bersama kedua klub tersebut selama tahun 2022. Ia juga total berkontribusi atas 36 gol dari 32 laga di Liga Jerman dan Spanyol dengan rincian mencetak 29 gol serta menyumbang 7 assist. (AFP/Pau Barrena)

Liputan6.com, Jakarta Terungkap sebuah kisah mengejutkan dari balik layar Barcelona yang melibatkan Robert Lewandowski. Sebuah biografi terbaru mengungkap bahwa manajemen Blaugrana pernah meminta sang striker untuk berhenti mencetak gol di penghujung musim La Liga 2022/23. Permintaan itu muncul ketika Barcelona baru saja memastikan gelar juara liga.

Momen tersebut muncul bukan di ruang ganti atau rapat taktik, melainkan dalam sebuah pertemuan dengan para eksekutif klub. Lewandowski, yang saat itu memimpin daftar pencetak gol liga dengan selisih nyaman, dipanggil secara khusus. Apa yang ia dengar kemudian benar-benar di luar dugaan.

Dalam pertemuan tersebut, seorang anggota dewan Barcelona disebut menyampaikan permintaan yang tak lazim. Mereka meminta Lewandowski untuk menahan diri di dua laga terakhir musim itu. Permintaan itu bukan terkait performa atau strategi, melainkan sesuatu yang sama sekali berbeda.

Cerita yang terekam dalam biografi tersebut menggambarkan bagaimana Lewandowski dibuat terkejut oleh instruksi itu. Sepanjang karier profesionalnya, tak pernah ada klub yang memintanya berhenti mencetak gol. Namun di Barcelona, hal tak masuk akal itu justru terjadi di tengah euforia juara.


Alasan Aneh di Balik Permintaan Barcelona

Penyerang Barcelona, Robert Lewandowski melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama untuk timnya saat pertandingan Liga Spanyol melawan Getafe CF di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Rabu 25 September 2024 atau Kamis (26/9/2024) dini hari WIB. (LLUIS GENE/AFP)

Biografi “Lewandowski. Prawdziwy" ("Lewandowski. The Real One”) karya Sebastian Staszewski menjadi sumber dari pengungkapan yang sangat tidak biasa ini. Menurut laporan tersebut, Barcelona menghadapi tekanan finansial yang besar di balik keputusan meminta Lewandowski menghentikan produktivitasnya. Klub berada dalam situasi ketat karena klausul bonus yang tersisa dari transfernya.

Jika Lewandowski mencapai 25 gol liga, Barcelona diwajibkan membayar bonus tambahan senilai €2,5 juta kepada Bayern Munich. Pada momen itu, ia sudah mencetak 23 gol dan hanya dua gol lagi yang dibutuhkan untuk memicu pembayaran tersebut. Dengan anggaran yang terbatas, manajemen Barcelona memilih cara yang tak lazim untuk menghindari pengeluaran ekstra.

Tawaran tersebut disampaikan langsung saat Lewandowski bertemu dengan para petinggi klub tak lama setelah gelar juara dipastikan. “Robert, kami ingin Anda berhenti mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir,” kata seorang anggota dewan. Sang striker Polandia disebut tak bisa menyembunyikan keterkejutannya atas permintaan tersebut.

Lanjut Baca:

Pada akhirnya, Lewandowski tetap bermain penuh dalam dua laga terakhir dan tak mencetak satu pun gol. Ia mengakhiri musim sebagai pemenang Trofi Pichichi, tetap berada di atas Karim Benzema. Namun cerita ini menyoroti betapa peliknya kondisi keuangan Barcelona kala itu, hingga memunculkan tindakan yang dipertanyakan secara etis.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya