Liputan6.com, Madrid - Pencurian kursi di restoran dan bar di Spanyol berhasil ditangkap polisi, mereka termasuk ke dalam komplotan kriminal yang secara khusus menargetkan kursi restoran. Sebanyak lebih dari 1.100 kursi dari area tempat duduk di luar ruangan raib dalam kurun waktu hanya dua bulan.
Banyak pemilik restoran kebingungan dan langsung melaporkan kasus ini kepada Kepolisian Nasional Spanyol. Dari hasil yang diterima, polisi mengumumkan pada hari Rabu bahwa pelaku berjumlah tujuh orang telah ditangkap, dilansir dari AP News, Rabu (19/11/2025).
Advertisement
Mereka terdiri dari enam pria dan satu wanita, yang bekerja pada tengah malam untuk mencuri kursi-kursi dari 18 tempat berbeda yang berada di Madrid dan Talavera de la Reina, yang posisinya berada di arah barat daya dari ibu kota Spanyol.
Kerugian Besar
Kejahatan kriminal mereka beroperasi pada bulan Agustus dan September. Restoran biasanya menumpuk dan merantai kursi-kursi yang berada di luar ruangan, yang umumnya terbuat dari logam atau plastik keras. Tetapi, komplotan ini tetap berhasil mengambilnya secara diam-diam.
Kursi-kursi yang didapatkan mereka dijual kembali di wilayah Spanyol dan diselundupkan hingga ke Maroko dan Rumania. Menurut kepolisian, total kerugian diperkirakan mencapai 60.000 euro (sekitar Rp1,16 miliar).
Pada akhirnya, mereka tidak dapat melawan lagi dan bersiap menghadapi dakwaan pencurian serta keterlibatan dalam organisasi kriminal.
Meski tidak termasuk kejahatan kekerasan atau percobaan penyerangan, kasus pencurian yang mengambil kursi dalam jumlah besar menjadi sorotan publik karena pergerakan kriminal mereka yang profesional.