Alexander Isak Akui Start Buruk di Liverpool, Janjikan Kebangkitan Usai Pulih dari Cedera

Alexander Isak mengakui masa-masa awalnya di Liverpool jauh dari kata ideal. Striker berharga £130 juta itu baru mencetak satu gol sejak kedatangannya pada deadline day, sebuah start yang bahkan ia gambarkan sebagai “tidak optimal”.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 17 November 2025, 15:08 WIB
Alexander Isak menjalani debut sebagai pemain Liverpool dalam duel versus Atletico Madrid pada fase liga Liga Champions 2025/2026 di Anfield, Kamis (18/9/2025) dini hari WIB. (AFP/Oli Scraff)

Liputan6.com, Jakarta Alexander Isak mengakui masa-masa awalnya di Liverpool jauh dari kata ideal. Striker berharga £130 juta itu baru mencetak satu gol sejak kedatangannya pada deadline day, sebuah start yang bahkan ia gambarkan sebagai “tidak optimal”.

Isak sempat absen hampir sebulan akibat cedera pangkal paha dan baru kembali tampil saat Swedia kalah 1-4 dari Swiss, itu pun hanya sebagai pemain pengganti.

Dalam laga tersebut, ia bahkan tidak melepaskan satu pun tembakan, sebuah gambaran jelas bahwa ia belum berada dalam kondisi terbaiknya.


Tak Cari Alasan, Isak Siap Bangkit

Aksi Alexander Isak dalam laga Liverpool vs Atletico Madrid di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/9/2025). (AP Photo/Jon Super)

Meski performanya mendapat sorotan, pemain berusia 25 tahun itu menegaskan tidak mencari alasan atas sulitnya adaptasi di Anfield. Isak menyebut masa pemulihan dan masa-masa di luar lapangan menjadi bagian dari proses yang harus ia lewati.

“Itu memang tidak optimal. Tapi ketika saya di lapangan, saya tidak memberi diri saya alasan apa pun,” kata Isak kepada Sportbladet.

“Saya selalu ingin bermain seperti biasa dan tampil maksimal. Sulit rasanya ketika harus absen dan tidak bisa membantu tim. Tapi sekarang saya kembali dan saya positif.”

Isak juga menuturkan bahwa pengalaman membuatnya lebih siap menghadapi tantangan, termasuk cedera yang menghambat performanya.

“Tidak banyak hal yang mudah dalam sepak bola. Dengan pengalaman, kamu belajar mengatasi situasi seperti ini dan kembali ke jalur yang benar.”

Gol tunggalnya sejauh ini tercipta di Carabao Cup saat menghadapi Southampton, klub Championship yang sedang terseok-seok. Meski begitu, sang striker yakin ketajamannya hanya tinggal menunggu waktu untuk kembali.


Pembelaan untuk Isak

Penyerang Liverpool asal Swedia #09, Alexander Isak, berebut bola dengan bek Manchester United asal Inggris #23, Luke Shaw (kanan), dan gelandang Manchester United asal Uruguay #25, Manuel Ugarte (kiri), dalam pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Manchester United di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 19 Oktober 2025. (PETER POWELL/AFP)

Dukungan juga datang dari rekan setimnya di tim nasional Swedia, Anthony Elanga. Winger Newcastle itu menegaskan kualitas Isak tidak perlu diragukan.

“Kami tahu kualitas yang Alex punya. Kamu tidak mungkin dibeli semahal itu oleh Liverpool jika bukan pemain bagus,” ujar Elanga.

“Ini hanya soal memberi waktu dan kepercayaan. Dia akan membuktikan diri.”

Elanga, yang sempat bergabung dengan Newcastle sebelum Isak pergi menuju Liverpool, mengaku tidak merasa kecewa dengan kepergian rekannya tersebut. Ia hanya berharap Isak sukses di klub barunya.

“Tidak, sama sekali tidak. Saya hanya bilang selamat dan semoga sukses.”


Tugas Berat Menanti Isak di Liverpool

Pemain Liverpool, Alexander Isak, berusaha mencetak gol melewati kiper Manchester United, Senne Lammens, dalam pertandingan Liga Inggris antara Liverpool dan Manchester United di Liverpool, Inggris, Minggu, 19 Oktober 2025. (AP Photo/Ian Hodgson)

Dengan harga selangit dan ekspektasi besar dari para suporter, Isak kini berada dalam tekanan untuk segera memberi pengaruh signifikan di lini depan Liverpool. Apalagi ia sempat berlatih sendirian sepanjang musim panas untuk menuntaskan kepindahannya ke Anfield.

Meski start-nya jauh dari harapan, Isak kini telah kembali dari cedera dan bertekad membayar kepercayaan yang diberikan klub, sebuah tantangan besar, namun juga peluang untuk membalikkan keadaan.

Liverpool dan publik Anfield kini menanti: apakah Alexander Isak benar-benar siap bangkit? Waktu akan memberi jawabannya.

Sumber: Sportbladet


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya