Kematian Ahmad Shah Masood Diperingati di Kabul

Ribuan penduduk Kabul, Afghanistan, menghadiri upacara dua tahun kematian Komandan Militer Aliansi Utara Ahmad Shah Masood. Pemimpin militer Aliansi Utara ini tewas akibat bom bunuh diri.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 September 2003, 00:27 WIB
Liputan6.com, Kabul: Momentum dua tahun kematian Komandan Militer Aliansi Utara Ahmad Shah Masood diperingati di Kabul, Afghanistan, Selasa (9/9). Puluhan ribu warga Kabul menghadiri tewasnya Shah Masood yang dipimpin Presiden Afghanistan Hamid Karzai. Shah Masood terbunuh dalam insiden bom bunuh diri oleh dua orang warga negara Arab yang menyamar sebagai wartawan, dua hari sebelum Gedung World Trade Center di Amerika Serikat diledakkan, tepatnya 9 September 2001 [baca: Seorang WNI Tewas di Tragedi WTC]. Bom bunuh diri itu dipasang pada kamera yang dibawa kedua pelaku.

Masood adalah pemimpin militer dan politik kharismatik. Meski sudah tewas, anak buah Masood terkenal loyal membela Aliansi Utara melawan kekuasaan Taliban. Dalam sejarah militernya, ia pernah ikut berperang menghadapi tentara Uni Soviet pada era `80-an dan terkenal dengan nama "Singa dari Pansjhir". Masood pula berjasa menyatukan tentara Aliansi Utara yang sempat terpecah belah.

Sepeninggal Ahmad Shah Masood, komando militer oposisi dikendalikan oleh Jenderal Fahim. Aliansi Utara dapat menggulingkan Taliban dibantu pemerintah Amerika. Kini, pasukan Masood kembali berniat menghidupkan citra kepahlawanan sang komandan [baca: Aliansi Utara Mengklaim Merebut Sejumlah Kota Kecil]. Ini dibuktikan dengan pemasangan potret dan lukisan Masood berdampingan dengan Presiden Hamid Karzai di tengah Kota Kabul.(KEN/Kinanti Pinta)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya