Catatan Ruben Onsu untuk Film Nia: Kenal Sineas Aditya Gumay Sejak 1997, Satu Visi dan Sefrekuensi

Di balik film Nia karya sineas Aditya Gumay dan Ronny Mepet ada Ruben Onsu sebagai produser eksekutif. Ia mengenang 17 tahun kenal Aditya Gumay.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 16 November 2025, 10:00 WIB
Di balik film Nia karya sineas Aditya Gumay dan Ronny Mepet ada Ruben Onsu sebagai produser eksekutif. Ia mengenang 17 tahun kenal Aditya Gumay. (Foto: Wayan Diananto)

Liputan6.com, Jakarta Di balik film Nia karya sineas Aditya Gumay dan Ronny Mepet, ada Ruben Onsu yang duduk di deret kursi produser. Kali ini, ia tak tampil di depan kamera seperti di film Ummi Aminah beberapa tahun lalu.

Ruben Onsu menguak alasan mau memperkuat film Nia, yang diangkat dari kisah nyata pemerkosaan dan pembunuhan Nia Kurnia Sari, remaja putri penjual gorengan di Padang, Sumatra Barat, tahun lalu.

“Tahun 1997 kenal Mas Aditya Gumay. Memang sudah satu frekuensi bekerja sama dengan beliau, sudah tidak ada keraguan lagi. Enggak ada problem dan senang. Kalau Kak Adit buat film itu perfect,” kata Ruben Onsu.

Kesibukan yang padat membuat mantan suami Sarwendah tak bisa menetap di lokasi syuting terlalu lama. Daripada memaksakan diri tampil di depan kamera lalu mengganggu jadwal pemain lain, Ruben Onsu memilih jadi produser.

 


Cerita Mudah Dimengerti

Di balik film Nia karya sineas Aditya Gumay dan Ronny Mepet ada Ruben Onsu sebagai produser eksekutif. Ia mengenang 17 tahun kenal Aditya Gumay. (Foto: Wayan Diananto)

Kepada Showbiz Liputan6.com di Jakarta, Jumat (14/11/2025), Ruben Onsu menyebut film Nia diproduksi dengan time table atau jadwal kerja yang jelas. Ia mengaku puas dengan hasil akhir film Nia.

“Ceritanya mudah kita mengerti. Dari film-film religi yang beliau buat seperti Emak Ingin Naik Haji dan Ummi Aminah, itu selalu ada pesan moral yang ingin disampaikan,” Ruben Onsu menyambung.

 


Tetap di Depan Layar

Aditya Gumay dan Ruben Onsu kembali ke layar lebar lewat film Nia, dari kisah nyata pemerkosaan dan pembunuhan Nia Kurnia Sari, di Padang, Sumatra Barat. (Foto: Dok. Smaradana Pro/ 786 Production)

Disinggung lebih nyaman bekerja di depan atau belakangan layar, Ruben Onsu terang-terangan tetap memilih di depan layar. “Pokoknya tetap depan layar ha ha ha. Tapi, belakang layar beda sih,” ujarnya.

Ruben Onsu menjabat produser eksekutif bersama Aditya Gumay dan Nicki RV. Film Nia menyimpan banyak hikmah yang bisa dipetik bukan hanya untuk generasi muda tapi siapa saja. Dari Nia, Ruben Onsu pun belajar banyak.

 

 


Dari Sisi Cerita

“Dari sisi cerita, buat aku menarik, sedih. Ini yang saya enggak habis pikir, anak seusia Nia, adalah remaja. Namun pola pikir dan beban hidup yang dia jalani itu untuk orang dewasa. Situasi membuat Nia harus menjadi dewasa dan menjalaninya,” pungkas Ruben Onsu.

Sebagai informasi tambahan, berikut daftar lengkap pemain film Nia yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Desember 2025:

 

Syakira Humaira sebagai Nia

Qya Ditra sebagai Andri

Helsi Herlinda sebagai Ibu Eli

Neno Warisman sebagai Mande Ita

Zainal Chaniago sebagai Ayah Asril

Eka Putri Maharani sebagai Rini

Aisyah Zahira sebagai Mayang

Kifli sebagai Kifli (adik kandung almarhumah Nia)

Machika Eva Luna sebagai Ika

Ida Leman sebagai Nenek Andri

Adi Danoe sebagai Dadan

Syakhi Riez sebagai Didi

Diza Refengga sebagai Heri

Ronny Mepet sebagai Datuak Wandi

Vivie Rose sebagai Bu Wati

Penampilan Khusus: Fadli Zon (Menteri Kebudayaan RI) dan Buya Mahyeldi Ansharullah (Gubernur Sumatera Barat)

 

Jumlah produksi film Indonesia, berapa banyak? (Liputan6.com/Trie yas)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya