6 Fakta Film Nia Karya Sineas Aditya Gumay Dibintangi Syakira Humaira, Ruben Onsu Jadi Produser

Aditya Gumay dan Ruben Onsu kembali ke layar lebar lewat film Nia, dari kisah nyata pemerkosaan dan pembunuhan Nia Kurnia Sari, di Padang, Sumatra Barat.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 15 November 2025, 22:00 WIB
Aditya Gumay dan Ruben Onsu kembali ke layar lebar lewat film Nia, dari kisah nyata pemerkosaan dan pembunuhan Nia Kurnia Sari, di Padang, Sumatra Barat. (Foto: Dok. Smaradana Pro/ 786 Production)

Liputan6.com, Jakarta Aditya Gumay dan Ruben Onsu kembali ke layar lebar dengan karya baru, film Nia. Film Nia diangkat dari kisah nyata pemerkosaan dan pembunuhan Nia Kurnia Sari, remaja putri penjual gorengan di Padang, Sumatra Barat.

Kasus kejahatan yang terjadi pada September 2024 ini menggegerkan masyarakat Indonesia. Pelaku yang akrab disapa Indragon akhirnya divonis mati majelis hakim Pengadilan Negeri Pariaman, Sumatra Barat.

Film Nia dibintangi Syakira Humaira, Helsi Herlinda, dan Zainal Chaniago. Aditya Gumay tak sendiri. Ada Ronny Mepet yang juga turut menyutradarai Nia. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 4 Desember 2025.

Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 fakta film Nia. Tidak tampil di depan kamera, kali ini Ruben Onsu dalam film Nia memperkuat lini produser dengan sejumlah pertimbangan matang.

 


1. Alasan Aditya Gumay Bikin Film Nia

Aditya Gumay dan Ruben Onsu kembali ke layar lebar lewat film Nia, dari kisah nyata pemerkosaan dan pembunuhan Nia Kurnia Sari, di Padang, Sumatra Barat. (Foto: Dok. Smaradana Pro/ 786 Production)

 

Aditya Gumay menjelaskan alasan memproduksi film Nia. Ini bukan soal kisah nahas yang viral semata. Aditya Gumay melakukan riset untuk mengenal Nia Kurnia Sari semasa hidup. Kesimpulannya, almarhumah sosok luar biasa dan layak dijadikan teladan.

“Dia dari keluarga broken home. Ayah ibunya pisah namun tidak serta merta jadi terpuruk. Dia memiliki prestasi akademis luar biasa, juara silat, pintar mengaji, tidak malu menjajakan dagangan keliling kampung, bahkan di sekolah pun masih dagang,” katanya.

 


2. 85 Persen Kisah Nyata Nia

Aditya Gumay dan Ruben Onsu kembali ke layar lebar lewat film Nia, dari kisah nyata pemerkosaan dan pembunuhan Nia Kurnia Sari, di Padang, Sumatra Barat. (Foto: Dok. Smaradana Pro/ 786 Production)

 

Aditya Gumay menyebut Nia Kurnia Sari tulang punggung keluarga sekaligus pejuang sejati. Didampingi Ronny Mepet, ia menjanjikan film Nia terinspirasi dari kisah nyata. Tingkat kemiripannya diklaim mencapai 85 persen.

“Dari sisi cerita, 85 persen betul-betul mengangkat kisah hidup Nia,” ujar Aditya Gumay saat ditemui di Plaza Senayan XXI Jakarta, Jumat (14/11/2025). Ia berharap karakter Nia sebagai pejuang hingga akhir hayat menginspirasi penonton.

Lewat film Nia, Aditya Gumay dan kawan-kawan ingin mengedukasi dampak buruk narkoba. Setengah hasil penjualan tiket akan dipakai untuk membangun rumah tafiz Al-Qur'an dan pesantren. 

 


3. Yang Tidak Ada di Film

Salah satu adegan film Nia. (Foto: Dok. Smaradana Pro/ 786 Production)

 

Dengan klaim 85 persen mengusung kisah nyata Nia, Aditya Gumay kemudian menjelaskan yang tidak ada dalam film terbarunya. Ini soal terjadinya pembunuhan. Dalam sidang, pelaku “terpaksa” membunuh dengan dalih Nia (maaf) dititipi sabu-sabu 1,5kg.

Lanjut Baca:

“Kemudian Nia menyimpannya di belakang rumah, di bawah pohon pisang, dan ternyata sabu-sabu itu, menurut pelaku, hilang. Itu membuatnya marah, akhirnya membunuh dan memerkosa. Itu tidak ada di film,” Aditya Gumay menyambung.    

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya