PB Akuatik Tantang Klub Lain Kejar Dominasi Millennium Aquatic Jakarta di IOAC

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia Harlin E. Rahardjo berharap klub-klub baru bermunculan menjadi pesaing Millennium Aquatic Jakarta yang sudah 9 kali beruntun meraih gelar juara umum di Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC).

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 14 November 2025, 22:52 WIB
Ketua Harian PB Akuatik, Harlin E. Rahardjo, saat mdalam gelaran Indonesia Open Aquatic Championship di Stadion Akuatik GBK, Senayan. (Liputan6.com/Juventus Filadelfia) 

Liputan6.com, Jakarta Ketua Harian PB Akuatik Indonesia Harlin E. Rahardjo berharap ada klub yang mampu mengejar prestasi Millennium Aquatic Jakarta dalam ajang Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC).

Hal itu dia sampaikan setelah Millennium Aquatic kembali dinobatkan sebagai juara umum ajang edisi 2025 yang digelar di Stadion Akuatik GBK, Senayan Jakarta pada 11-14 November.

Adapun klub Adelia Chantika Aulia itu berhasil mengumpulkan total 83 medali dengan rincian 44 emas, 21 perak, dan 18 perunggu. Hasil tersebut mereka mengunci gelar kesembilan berturut-turut, serta kesepuluh secara keseluruhan.

Perolehan medali Millennium Aquatic terpaut cukup jauh dibanding rivalnya Beast Aquatic Club Bandung yang harus puas finis kedua dengan raihan 61 medali, terdiri atas 24 emas, 20 perak, dan 17 perunggu.

Sementara itu, podium ketiga IOAC 2025 ditempati oleh Jaquatic Swimming Club Jakarta usai mendulang 44 medali berupa 13 emas, 19 perak, serta 12 perunggu.


Harapan PB Akuatik Indonesia

Tim Millennium Aquatic Jakarta (tengah) menjadi juara umum Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025. Posisi runner-up dihuni oleh Beast Aquatic Club Bandung (kiri), sementara peringkat 3 menjadi milik Jaquatic Swimming Club Jakarta. (Liputan6.com/Melinda Indrasari)

Menanggapi hasil ini, Harlin E. Rahardjo selaku Ketua Harian PB Akuatik Indonesia pun menyanjung konsistensi Millennium Aquatic Jakarta di panggung IOAC. Dia berharap ke depannya bakal makin banyak tim yang mampu menyaingi prestasi mereka.

"Itulah olahraga, ya. Jadi memang (Millennium Aquatic) masih unggul sampai sekarang. Buat mereka, selamat sekali lagi, itu menunjukkan konsistensi," ujar Harlin kepada awak media di Stadion Akuatik GBK, Jumat (14/11/2025) sore WIB.

"Tapi kita juga berharap klub-klub lain muncul. Karena saya tadi lihat banyak klub dari daerah-daerah yang bahkan di luar Jawa sudah mulai muncul dan sudah mulai jadi juara. Jadi menurut saya, ini perkembangan yang bagus dan sudah mulai merata," tambahnya.


Kunci Sukses Millennium Aquatic

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, (kedua dari kiri) memberikan plakat juara kepada Tim Millennium Aquatic Jakarta, Beast Aquatic Club Bandung dan Jaquatic Swimming Club Jakarta pada gelaran Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025. (Bola.com/Abdul Aziz)

Sebelumnya, pelatih sekaligus salah satu pendiri Millennium Aquatic, Felix C. Sutanto, sempat membeberkan kunci kesuksesan klubnya menjadi juara 9 kali beruntun di Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC).

Menurut dia, pembaruan program jadi salah satu alasan di balik keberhasilan ini.

"Sebetulnya kami semua tujuannya supaya Millennium Aquatic ini menciptakan perenang sebanyak-banyaknya untuk masuk ke pelatnas. Misi kita yang pertama itu, tapi dengan kita berusaha memperbarui program kita, meng-update semua training set kita, akhirnya para perenang semuanya bisa perform dalam lomba IOAC kali ini," ujarnya kepada awak media, Jumat (14/11/2025) sore WIB.


Ingin Lahirkan Atlet Level Internasional

Tak puas hanya dengan menguasai ajang nasional, Felix juga mengungkap misi lanjutan Millennium Aquatic Jakarta untuk menciptakan atlet yang mampu bersaing di level internasional.

Dia berharap ke depannya bakal makin banyak perenang dari klubnya yang dapat memanaskan ajang-ajang bergengsi sekelas SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

"Tentunya kami bukan cuma menciptakan perenang untuk jadi juara nasional, ya. Kami berusaha menciptakan perenang-perenang yang bisa bersaing di tingkat internasional: SEA Games, Asian Games, maupun Olimpiade ke depan," tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya