Catat Tanggalnya, BUMI Siapkan Obligasi Rp 780 Miliar untuk Caplok 2 Perusahaan Tambang

obligasi berkelanjutan I PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Tahap III tahun 2025 sebesar Rp 780 miliar akan diterbitkan.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 14 November 2025, 14:00 WIB
PT Bumi Resources Tbk

Liputan6.com, Jakarta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I BUMI Tahap III tahun 2025 sebesar Rp 780 miliar.

Emiten tambang batu bara milik Grup Bakrie dan Salim ini menawarkan jumlah pokok obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 9 persen per tahun, dengan jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi.

Mengutip laporan resmi perseroan, Jumat (14/11/2025), bunga obligasi akan dibayarkan setiap 3 bulan sejak tanggal emisi. Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan per 10 Maret 2026, sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo akan dibayarkan pada 10 Desember 2030.

Dari penerbitan ini, BUMI akan menggunakan sekitar Rp 340,88 miliar atau setara AUD 31,47 juta di antaranya untuk pemenuhan sebagian dari kewajiban pembayaran nilai akuisisi terhadap perusahaan tambang emas Australia, Jubilee Metals Limited (JML).

Sementara sekitar 336,6 juta akan digunakan dalam rangka pengembangan bisnis untuk pemenuhan kewajiban pembayaran nilai uang muka, atas rencana akuisisi terhadap PT Laman Mining, perusahaan tambang bauksit di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Di sisi lain, dana sebesar Rp 97,50 miliar atau setara AUD 8,75 juta akan digunakan untuk pemberian pinjaman kepada Wolfram Limited (WFL), sebagai kebutuhan belanja modal di 2026 hingga tahapan produksi. Adapun WFL kini berstatus sebagai anak perusahaan BUMI, setelah berhasil melakukan akuisisi 100 persen.

 

Jadwal Penawaran

Lembaga pemeringkat global S&P merevisi peringkat utang PT Bumi Resources Tbk (BUMI) setelah melunasi utang. (Foto: Tambang Bumi Resources/laman PT Bumi Resources Tbk)

Secara jadwal, masa penawaran umum obligasi berkelanjutan I BUMI Tahap III tahun 2025 akan dilakukan pada 2-5 Desember 2025.

Tanggal penjatahan selanjutnya akan dilaksanakan per 8 Desember 2025, dengan tanggal pengembalian uang pemesanan pada 10 Desember 2025.

Sedangkan tanggal distribusi secara elektronik (tanggal emisi) juga pada 10 Desember 2025, dan tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) di 11 Desember 2025.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya