Tanah Longsor di Cilacap: 2 Orang Tewas, 21 Lainnya Masih Hilang

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 14 November 2025, 11:30 WIB
Tanah Longsor di Cilacap: 2 Orang Tewas, 21 Lainnya Masih Hilang
Bencana tanah longsor melanda Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Kamis (13/11/2025) malam. Insiden ini menyebabkan dua warga tewas, sementara 21 warga lainnya masih dinyatakan hilang. Longsor terjadi di tiga desa, yaitu Dusun Tarukahan, Dusun Cibuyut, dan Desa Cibeunying. Sejumlah rumah warga tertimbun hingga rata dengan tanah. Tim pencari dan penyelamat gabungan, termasuk 155 personel Polda Jateng dan anjing pelacak, dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian korban hilang.
Tim penyelamat mencari korban selamat setelah longsor menimbun beberapa rumah di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat 14 November 2025. Bencana tanah longsor melanda Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Kamis (13/11/2025) malam. (Bakhtiar RAHMAN/AFP)
Insiden ini menyebabkan dua warga tewas, sementara 21 warga lainnya masih dinyatakan hilang. Tampak dalam foto, tim penyelamat mencari korban selamat setelah longsor menimbun beberapa rumah di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat 14 November 2025. (Bakhtiar RAHMAN/AFP)
Longsor terjadi di tiga desa, yaitu Dusun Tarukahan, Dusun Cibuyut, dan Desa Cibeunying. Sejumlah rumah warga tertimbun hingga rata dengan tanah. Tampak dalam foto, sebuah rumah yang hancur terlihat saat tim penyelamat mencari korban selamat setelah longsor menimbun beberapa rumah di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat 14 November 2025. (Bakhtiar RAHMAN/AFP)
Tim pencari dan penyelamat gabungan, termasuk 155 personel Polda Jateng serta anjing pelacak, dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian korban hilang. Tampak dalam foto, sebuah rumah yang hancur terlihat saat tim penyelamat mencari korban selamat setelah longsor menimbun beberapa rumah di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat 14 November 2025. (Bakhtiar RAHMAN/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya