Liputan6.com, Jakarta- Piala Dunia U-17 FIFA 2025 akan menjadi sorotan utama bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia, dengan Qatar sebagai tuan rumah. Turnamen akbar ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 3 hingga 27 November 2025, menjanjikan aksi-aksi menarik dari para bintang muda. Edisi ke-20 ini membawa perubahan signifikan yang akan mengubah wajah kompetisi.
Untuk pertama kalinya, ajang bergengsi ini akan dimainkan dengan format 48 tim peserta, meningkat drastis dari 24 tim pada edisi sebelumnya. Selain itu, FIFA juga memutuskan untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-17 setiap tahun, memberikan lebih banyak kesempatan bagi talenta-talenta muda. Qatar mendapatkan kehormatan besar dengan ditunjuk sebagai tuan rumah untuk lima edisi berturut-turut, mulai dari tahun 2025 hingga 2029.
Advertisement
Salah satu fase paling krusial dan dinanti adalah jadwal babak 32 besar Piala Dunia U-17 2025, yang akan menentukan tim-tim yang melaju ke babak selanjutnya. Sebanyak 32 tim terbaik dari fase grup akan bertarung dalam 16 pertandingan sengit. Pertarungan ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 14 dan 15 November 2025, menjadi penentu langkah mereka menuju gelar juara.
Inovasi Format dan Peran Qatar sebagai Tuan Rumah
Perubahan format Piala Dunia U-17 2025 menjadi 48 tim merupakan langkah ambisius dari FIFA untuk mengembangkan sepak bola di level usia muda. Keputusan ini memungkinkan lebih banyak negara untuk berpartisipasi dan mendapatkan pengalaman berharga di kancah internasional. Format baru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas persaingan dan melahirkan lebih banyak talenta global.
Selain penambahan jumlah tim, turnamen ini juga akan diadakan setiap tahun, berbeda dengan edisi sebelumnya yang digelar dua tahun sekali. Frekuensi penyelenggaraan yang lebih sering ini memberikan kontinuitas bagi program pengembangan pemain muda di seluruh dunia. Ini juga memastikan bahwa setiap generasi pemain muda memiliki kesempatan untuk merasakan atmosfer Piala Dunia.
Qatar telah menunjukkan komitmennya yang kuat dalam menyelenggarakan event olahraga berskala besar. Penunjukan sebagai tuan rumah untuk lima edisi berturut-turut, dari 2025 hingga 2029, menegaskan kepercayaan FIFA terhadap infrastruktur dan kapasitas negara tersebut. Ini juga menjadi kali ketiga turnamen ini diadakan di kawasan Timur Tengah, menunjukkan perkembangan sepak bola di wilayah tersebut.