Luka Modric, Si Robot di Usia 40 Tahun: Masih Jadi Nyawa Permainan AC Milan

Di usia 40 tahun, sebagian besar pesepak bola sudah menikmati masa pensiun atau beralih ke liga yang lebih santai. Namun tidak dengan Luka Modric. Maestro asal Kroasia itu justru terus menulis kisah menakjubkan di AC Milan, tampil seolah menolak hukum alam dan usia.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 13 November 2025, 14:06 WIB
Luka Modric berebut bola dengan Bryan Cristante dalam laga Serie A antara AC Milan vs AS Roma di San Siro, 3 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta Di usia 40 tahun, sebagian besar pesepak bola sudah menikmati masa pensiun atau beralih ke liga yang lebih santai. Namun tidak dengan Luka Modric. Maestro asal Kroasia itu justru terus menulis kisah menakjubkan di AC Milan, tampil seolah menolak hukum alam dan usia.

Rekan setimnya, Strahinja Pavlovic, bahkan mengaku tak habis pikir melihat ketangguhan sang gelandang veteran. “Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Coba beritahu saya rahasianya! Dia seperti robot,” ujar Pavlovic, dikutip dari Tuttomercatoweb.

Bagi Pavlovic, Modric bukan hanya pemimpin di lapangan, tapi juga sosok yang menginspirasi di luar pertandingan. Eks bintang Real Madrid itu tetap menjadi pilihan utama Massimiliano Allegri di lini tengah Rossoneri, bukan sekadar pelapis atau penghangat bangku cadangan.


Pujian Pavlovic untuk Modric

Gelandang AC Milan asal Kroasia #14, Luka Modric (kanan), berebut bola dengan gelandang Pisa asal Nigeria #14, Ebenezer Akinsanmiro (kiri), dan bek Pisa asal Italia #04, Antonio Caracciolo, dalam pertandingan Serie A Italia antara AC Milan dan Pisa SC di Stadion San Siro di Milan, Italia utara, Sabtu (25-10-2025) dini hari WIB. (Stefano RELLANDINI/AFP)

Musim ini, Modric telah tampil sebagai starter dalam 11 pertandingan Serie A, mencetak satu gol dan dua assist. Namun kontribusinya lebih dari sekadar angka.

“Ketika saya mengoper bola kepadanya, saya tahu saya tidak perlu khawatir lagi. Dia memberi kami kepercayaan diri dan arah dalam bermain,” lanjut Pavlovic.

Yang membuat Pavlovic kian kagum adalah disiplin dan etos kerja Modric. Dalam sesi latihan, pemain berusia 40 tahun itu disebut tetap menjalani semua program, termasuk dua kali latihan di gym ketika tim mendapat jeda pertandingan.

“Dia melakukan semuanya seperti robot,” ungkap bek asal Serbia itu.


Milan Ingin Perpanjang Kontrak Modric

Selebrasi gol Luka Modric pada laga AC Milan vs Bologna pada pekan ke-4 Serie A 2025/2026 di San Siro - AP Photo/Luca Bruno

Performa stabil Modric membuat manajemen Milan dikabarkan siap memperpanjang kontraknya yang akan habis pada 2026. Menurut laporan jurnalis Nicolo Schira, klub berencana mengaktifkan opsi perpanjangan hingga Juni 2027.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Modric. Kepindahannya ke San Siro pada musim panas 2025 disebut tak lepas dari ambisinya tampil di Piala Dunia 2026. Karena itu, masa depannya kemungkinan besar baru akan diputuskan menjelang turnamen tersebut.

Bagi Milan, keberadaan Luka Modric adalah berkah besar. Di tengah skuad yang terus beregenerasi, sang maestro tetap menjadi simbol dedikasi, profesionalisme, dan kecintaan tanpa batas terhadap sepak bola, bahkan di usia yang sudah tidak muda lagi.

Sumber: Tuttomercatoweb


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya