MU Tak Perlu Iri dan Risau Melihat Alejandro Garnacho Gacor di Chelsea, Apa Sebabnya?

Manchester United diketahui telah menyelipkan klausul khusus dalam kesepakatan transfer Alejandro Garnacho ke Chelsea, sebagai langkah antisipasi jika sang winger kembali bersinar dan dijual dengan harga tinggi.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 12 November 2025, 14:14 WIB
Selebrasi Alejandro Garnacho saat Chelsea melawan Sunderland di ajang Liga Inggris (AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United tampaknya belajar dari pengalaman masa lalu soal melepas pemain muda berbakat. Klub berjuluk Setan Merah itu diketahui telah menyelipkan klausul khusus dalam kesepakatan transfer Alejandro Garnacho ke Chelsea, sebagai langkah antisipasi jika sang winger kembali bersinar dan dijual dengan harga tinggi.

Garnacho, yang kini berusia 21 tahun, tengah menikmati performa impresif di bawah arahan Enzo Maresca. Setelah sempat kesulitan di awal musim dengan dua kali duduk di bangku cadangan dari lima laga pertama, pemain asal Argentina itu kini menjadi pilihan utama di sisi kiri serangan The Blues.

Dalam empat pertandingan terakhir, ia sukses mencetak dua gol dan dua assist, termasuk kontribusi penting saat Chelsea menaklukkan Wolverhampton tiga gol tanpa balas.


Klausul Cerdik dari MU

Gelandang Chelsea asal Argentina nomor punggung 49, Alejandro Garnacho, bereaksi di akhir pertandingan Premier League antara Brentford dan Chelsea di Gtech Community Stadium, London, pada 13 September 2025. (HENRY NICHOLLS /AFP)

Bagi penggemar Chelsea, penampilan gemilang Garnacho tentu menjadi kabar gembira. Namun, di sisi lain, fans Manchester United mungkin mulai menyesal melihat mantan pemainnya berkembang pesat di klub rival. Meski begitu, United tampaknya sudah menyiapkan langkah jitu untuk menghadapi skenario tersebut.

Dalam kontrak Garnacho, Setan Merah menyisipkan klausul 10 persen penjualan kembali (sell-on clause). Artinya, jika Chelsea menjual Garnacho di masa depan, misalnya dengan harga dua kali lipat dari £40 juta yang mereka bayarkan, maka United akan menerima bagian sekitar £8 juta dari hasil penjualan tersebut.

Langkah ini terbilang cerdik, mengingat strategi transfer Chelsea selama ini yang gemar mengontrak pemain muda dengan durasi panjang untuk kemudian dijual dengan nilai tinggi. Garnacho sendiri dikontrak hingga tahun 2032, menegaskan rencana jangka panjang klub London Barat tersebut.


Kebangkitan Garnacho

Gelandang Chelsea, Alejandro Garnacho, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan fase grup Liga Champions UEFA antara Qarabag dan Chelsea di Stadion Republik Tofiq Bahramov, Baku, pada 5 November 2025. (Giorgi ARJEVANIDZE / AFP)

Kepindahan Garnacho dari Old Trafford sempat diwarnai ketegangan dengan pelatih Ruben Amorim, terutama setelah dirinya tidak dimainkan penuh di final Liga Europa.

“Saya bermain di semua babak sebelumnya dan hanya diberi 20 menit di final. Saya tidak tahu, tapi mungkin itu akan memengaruhi keputusan saya ke depan,” ujar Garnacho kala itu.

Kini, di Stamford Bridge, Garnacho bertekad membuktikan bahwa keputusannya tepat. Sementara itu, Manchester United bisa tetap tenang, sebab apa pun yang terjadi dengan karier sang winger, mereka tetap akan mendapat keuntungan di kemudian hari.

Sumber: Mirror


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya