Ketua Gerindra Solo: Kalau Budi Arie Gabung Bisa Merusak Tatanan Partai

Penolakan tersebut selaras dengan sikap yang disampaikan sejumlah jajaran pengurus partai berlambang burung Garuda di daerah lain.

oleh Fajar AbroriDiterbitkan 11 November 2025, 15:56 WIB
Mantan Menteri Koperasi Kabinet Merah Putih yang juga Ketua Umum (Ketum) Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi, sowan ke kediaman pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Jumat (24/10/2025) (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta- Ketua DPC Partai Gerindra Kota Solo, Ardianto Kuswinarno, menegaskan pihaknya menolak rencana Ketua Umum Relawan Pro-Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, untuk bergabung dengan Partai Gerindra. Penolakan tersebut selaras dengan sikap yang disampaikan sejumlah jajaran pengurus partai berlambang burung Garuda di daerah lain.

“Solo sendiri juga sama (menolak), tidak begitu bisa menerima, Budi Arie Projo masuk Gerindra,” kata Ardianto saat ditemui wartawan pada Selasa (11/11/2025).

Menurut Ardianto, Gerindra telah memiliki kader yang militan dan solid, bahkan melebihi kekuatan organisasi relawan Projo. Dia menilai, bergabungnya Budi justru berpotensi mengganggu keseimbangan internal partai pimpinan Prabowo Subianto.

“Karena Gerindra sudah punya kader militan melebihi Projo itu. Budi kalau masuk bisa merusak tatanan partai. Karena dia punya pemikiran berbeda dengan AD/ART Gerindra,” ujarnya.

Berisiko Timbulkan Konflik Internal

Ardianto juga menganggap rencana Budi bergabung dengan Gerindra menunjukkan kesan bahwa mantan Menteri Koperasi Kabinet Merah Putih itu memiliki pengaruh besar di dunia politik. Namun, menurutnya, hal itu justru berisiko menimbulkan ketegangan di tubuh partai.

“Itu dia masuknya seolah-olah dia sudah punya power tinggi bisa merusak. Saya tidak setuju sekali, Budi masuk Gerindra karena levelnya sudah berbeda,” ucapnya.

Dia menambahkan, sikap penolakan tersebut merupakan keputusan bersama pengurus Gerindra Solo dan akan disampaikan ke jajaran pengurus DPP Partai Gerindra di Jakarta.

“Kalau saya Ketua DPC Solo menolak, maka badan partai secara umum dan kader pengurus ikut menolak. Ini akan sampaikan ke DPP Gerindra,” kata dia.

Budi Arie Ungkap Ingin Gabung Gerindra

Sebelumnya, Ketua Umum Relawan Projo, Budi Arie Setiadi, kembali terpilih memimpin organisasi pendukung Presiden Joko Widodo untuk periode 2025–2030. Tak lama setelah terpilih, Budi menyampaikan niatnya untuk bergabung dengan Partai Gerindra.

“Saya meminta izin kepada seluruh anggota Projo untuk saya bergabung ke Partai Gerindra,” ujar Budi Arie dalam acara Rakernas Projo di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (2/112025).

Budi menegaskan, dirinya belum secara resmi menjadi kader Gerindra dan masih menunggu keputusan dari pihak partai.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya