Tips Merawat Cobek Batu Anti Jamur dan Awet, Dijamin Ampuh

Ingin cobek batu Anda bebas jamur dan tahan lama? Simak tips merawat cobek batu anti jamur dan awet ini agar bumbu masakan selalu lezat tanpa khawatir bau tak sedap.

oleh Muhammad Farih FananiDiterbitkan 15 November 2025, 12:00 WIB
Cobek Batu / Instagram @hurrya.shopp05

Liputan6.com, Jakarta Cobek batu adalah alat dapur esensial yang sering digunakan untuk mengulek bumbu masakan. Namun, tanpa perawatan yang tepat, cobek batu rentan berjamur dan cepat rusak, yang dapat memengaruhi kualitas rasa masakan.

Untuk menjaga cobek batu tetap higienis, awet, dan bebas jamur, diperlukan langkah-langkah pembersihan serta penyimpanan yang benar dan konsisten. Perawatan ini tidak hanya menjaga kebersihan tetapi juga memperpanjang umur pakai cobek kesayangan Anda.

Liputan6 ini akan mengulas secara komprehensif tips merawat cobek batu anti jamur dan awet mulai dari cara membersihkan setelah penggunaan, teknik penyimpanan, hingga perawatan berkala dengan bahan alami. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Selasa (11/11/2025).

1. Segera Bersihkan Setelah Digunakan

Cobek Batu / Instagram @ tokogrosir99cellbalikpapan

Penting untuk segera membersihkan cobek batu setelah selesai digunakan. Sisa bumbu yang tertinggal dan mengering dapat menjadi pemicu utama pertumbuhan jamur karena menciptakan lingkungan lembap yang disukai jamur. Jangan biarkan sisa bumbu mengering di cobek karena akan lebih sulit dibersihkan.

Cucilah cobek dengan air mengalir, sebaiknya air hangat, dan gunakan sikat lembut untuk menghilangkan sisa-sisa bumbu yang menempel hingga bersih sempurna. Lakukan pembersihan beberapa kali sampai cobek batu benar-benar bersih. Pembersihan yang cepat dan tuntas adalah kunci awal dalam tips merawat cobek batu anti jamur dan awet.

2. Jangan Gunakan Sabun Berlebihan

Cobek batu memiliki pori-pori alami yang dapat menyerap bau dan rasa sabun cuci piring. Oleh karena itu, beberapa ahli menyarankan untuk menghindari penggunaan sabun atau deterjen karena dapat meninggalkan residu yang memengaruhi cita rasa bumbu yang diulek selanjutnya. Residu sabun juga bisa menjadi tempat berkembang biak jamur jika tidak dibilas tuntas.

Jika memang diperlukan, gunakan sabun cuci piring tanpa pewangi dan pastikan untuk membilasnya hingga benar-benar bersih tanpa ada sisa sabun yang menempel. Penggunaan sabun tanpa pewangi membantu mencegah bau sabun meresap ke dalam pori-pori batu. Hal ini merupakan bagian penting dari tips merawat cobek batu anti jamur dan awet agar tidak meninggalkan bau yang tidak diinginkan.

3. Keringkan dengan Sempurna

Cobek Batu / Instagram @hurrya.shopp05

Setelah dicuci, langkah terpenting untuk mencegah jamur adalah mengeringkan cobek secara sempurna. Kelembapan adalah kondisi ideal bagi jamur untuk tumbuh dan berkembang biak. Pastikan cobek benar-benar kering sebelum disimpan.

Anda bisa mengeringkannya dengan handuk bersih atau membiarkannya mengering secara alami di udara terbuka. Pastikan tidak ada sedikit pun kelembapan yang tersisa sebelum cobek disimpan. Beberapa sumber bahkan menyarankan untuk meniriskan cobek dengan memiringkannya agar air cepat mengering, memastikan tidak ada air yang mengendap.

4. Simpan di Tempat Kering

Setelah cobek benar-benar kering, simpanlah di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpan cobek di tempat yang lembap atau basah, karena ini akan memicu pertumbuhan jamur. Kondisi penyimpanan yang tepat sangat memengaruhi keawetan cobek.

Beberapa tips juga menyarankan untuk menyimpan cobek dalam posisi terbalik agar debu tidak mudah menumpuk di permukaannya dan memastikan seluruh permukaan terkena udara secara merata. Menjaga lingkungan penyimpanan tetap kering adalah esensi dari tips merawat cobek batu anti jamur dan awet.

5. Lakukan Perawatan Berkala dengan Bahan Alami

Cobek Batu / Instagram @hurrya.shopp05

Untuk menjaga cobek tetap awet dan bebas bau atau jamur, lakukan perawatan berkala menggunakan bahan alami. Salah satu cara efektif adalah mengulek beras hingga agak kasar di permukaan cobek. Beras dapat membantu mengangkat sisa kerak, minyak, atau jamur yang menempel di pori-pori batu.

Selain itu, menggosok permukaan cobek dengan garam kasar secara berkala, misalnya sebulan sekali, juga dapat membersihkan dan menjaga teksturnya. Garam kasar berfungsi sebagai abrasif alami yang lembut. Perawatan ini penting dalam menjaga cobek tetap bersih dan bebas dari kontaminan.

Jika cobek sudah terlanjur berjamur, setelah dicuci bersih, Anda bisa memanaskannya di atas kompor dengan api kecil selama sekitar tiga menit di setiap sisi untuk membunuh jamur yang tersisa di pori-pori batu. Cuka putih juga dapat digunakan karena sifat antibakterinya untuk membersihkan jamur membandel. Ini adalah langkah proaktif dalam tips merawat cobek batu anti jamur dan awet.

People Also Ask

1. Mengapa penting membersihkan cobek batu segera setelah digunakan?

Jawaban: Membersihkan cobek batu segera setelah digunakan penting untuk mencegah pertumbuhan jamur yang disebabkan oleh sisa bumbu yang mengering dan menciptakan lingkungan lembap.

2. Bolehkah menggunakan sabun cuci piring untuk membersihkan cobek batu?

Jawaban: Sebaiknya hindari penggunaan sabun berlebihan karena pori-pori batu dapat menyerap bau dan rasa sabun. Jika perlu, gunakan sabun tanpa pewangi dan bilas hingga bersih.

3. Bagaimana cara mengeringkan cobek batu agar tidak berjamur?

Jawaban: Keringkan cobek dengan sempurna menggunakan handuk bersih atau biarkan di udara terbuka hingga benar-benar kering sebelum disimpan untuk mencegah pertumbuhan jamur.

4. Bahan alami apa yang bisa digunakan untuk merawat cobek batu secara berkala?

Jawaban: Anda bisa menggunakan beras yang diulek hingga kasar untuk mengangkat kerak atau jamur, atau menggosok permukaan cobek dengan garam kasar secara berkala.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya