5 Gerakan saat Pemanasan yang Efektif Kurangi Risiko Cedera dan DOMS

Nyeri otot tertunda (DOMS) seringkali mengganggu setelah berolahraga. Temukan strategi pencegahan DOMS Olahraga dan gerakan pemanasan yang direkomendasikan untuk latihan Anda.

oleh Benedikta DesideriaRafa Dahayu AmandyaDiterbitkan 10 November 2025, 18:00 WIB
Gerakan Pemanasan untuk Cegah Cedera dan DOMS. [Dok/freepik.com]

Liputan6.com, Jakarta Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi Mayrovi Dewi Nyuyorike Djati mengungkapkan bahwa pemanasan sebelum berolahraga harus dilakukan untuk mencegah risiko cedera. Selain itu, pemanasan juga bisa meminimalkan munculnya nyeri otot yang tertunda atau Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS).

Guna mencegah DOMS dan cedera Mayrovi mengatakan pentingnya pemanasan. Pada saat pemanasan, gerakan yang dilakukan sifatnya dynamic flexibility. Tujuan dari pemanasan membantu mempersiapkan tubuh secara bertahap, meningkatkan detak jantung, melancarkan aliran darah ke otot, serta membuat otot lebih lentur. Proses ini krusial untuk mengurangi kekakuan dan memastikan gerakan lebih lancar selama latihan.

Mayrovi mengatakan bahwa rasa pegal yang terjadi akibat DOMS umumnya terjadi pada bagian lengan, torso, hingga kaki.  Berikut beberapa teknik pemanasan yang dapat dilakukan untuk cegah DOMS dan cedera menurut Mayrovi yaitu:

1. Memutar Bahu

Gerakan ini berdampak pada sendi bahu dan otot lengan atas. Mayrovi menjelaskan cara ini dilakukan dengan memutar bahu ke depan dan belakang secara berulang.

2. Menarik Lengan

 

Untuk menyiapkan otot lengan secara keseluruhan, pemanasan yang tepat adalah gerakan menarik lengan baik ke atas maupun ke bawah. Selain itu, gerakan ini juga dapat dilakukan dengan menarik lengan ke arah samping dan depan secara berulang.

3. Twist Torso

Gerakan ini dilakukan dengan cara memutar torso dari depan ke belakang atau sebaliknya. Twist torso atau disebut juga gerakan sirkuler berdampak pada otot panggul yang sering terkena cedera saat berolahraga.

4. Semi Squat

Semi squat, atau half squat, adalah variasi gerakan squat di mana seseorang hanya menurunkan pinggulnya sebagian dari posisi berdiri, bukan hingga paha sejajar lantai seperti pada full squat. 

Pemanasan ini fokusnya kepada otot paha. Dengan melakukan gerakan naik turun pada posisi seperti duduk, kekuatan otot paha akan meningkat dan kaki lebih fleksibel.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya