Kumpulan Hoaks Terbaru Catut Nama Jokowi, Simak Faktanya

Mantan Presiden Jokowi kerap menjadi sasaran hoaks. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di masyarakat melalui media sosial.

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 09 November 2025, 14:00 WIB
Cek fakta artikel M Qodari sebut Jokowi layak dapat gelar pahlawan

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Presiden Jokowi kerap menjadi sasaran hoaks. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di masyarakat melalui media sosial.

Lalu apa saja hoaks terbaru yang dikaitkan dengan mantan Presiden Jokowi? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Artikel Gubernur Riau Abdul Wahid Minta KPK Periksa Jokowi karena Terima Uang Suap Rp 18 Miliar

Beredar di media sosial postingan artikel Gubernur Riau Abdul Wahid meminta KPK memeriksa Jokowi karena terima uang suap Rp 18 miliar. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 November 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Gubernur Riau Abdul Wahid Meminta Kepada KPK Periksa Joko Widodo Beliau Banyak Menerima Uang Suap Dari Saya 18 Miliar Saya Punya Cek Transferannya"

Akun itu menambahkan narasi:

"NYEBUT MULDONGO JUGA"

Lalu benarkah postingan artikel Gubernur Riau Abdul Wahid meminta KPK memeriksa Jokowi karena terima uang suap Rp 18 miliar? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Menkeu Purbaya Sebut Uang Negara 1000 T Hilang saat Pemerintahan Jokowi

Beredar di media sosial postingan Menkeu Purbaya mengklaim uang negara 1000 triliun hilang tiap tahunnya pada masa pemerintahan Jokowi. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 November 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar dari Kompas.com dengan narasi sebagai berikut:

"Purbaya: Dipemerintahannya pak jokowi 1000 trilyun uang negara hilang misterius tiap tahunnya."

Akun itu menambahkan narasi:

"PERAMPOK UANG RAKYAT DENGAN KOSTUM MUKA NDESO DAN SEDERHANA. 1000 TRILYUN/THN X 10 THN BERKUASA =10.000 TRILYUN.

KLO DICINA JOKOWI SUDAH DIHUKUM MATI,DAN KELUARGANYA DIMISKINKAN 7 TURUNAN.

AYO KPK TANGKAP JOKOWI, PAK PUR SUDAH MENUNJUKKAN DATA VALID."

Lalu benarkah postingan Menkeu Purbaya mengklaim uang negara 1000 triliun hilang tiap tahunnya pada masa pemerintahan Jokowi? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Artikel M Qodari Sebut Jokowi Layak Dapat Gelar Pahlawan karena Jasanya Melebihi Jenderal Soedirman dan Ahmad Yani

Beredar di media sosial postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan M Qodari menyebut mantan Presiden Jokowi layak mendapat gelar pahlawan karena jasanya melebihi Jenderal Soedirman dan Ahmad Yani. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 3 November 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:

"Muhammad Qodari: Joko Widodo Memenuhi Syarat Gelar Pahlawan Jasa Jokowi Melebihi Jenderal Sudirman Dan Ahmad Yani"

Akun itu menambahkan narasi:

"Entah bener apa gak berita ini, kalau bener, otak Qodari tercemar ingus kali ya?"

Lalu benarkah postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan M Qodari menyebut mantan Presiden Jokowi layak mendapat gelar pahlawan karena jasanya melebihi Jenderal Soedirman dan Ahmad Yani? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya