Chelsea Tak Selesaikan Transfer, Manchester United Siap Tampung Striker Mirip Van Nistelrooy

Manchester United adalah salah satu dari tiga tim Liga Inggris yang dikaitkan dengan striker yang kesulitan di Barcelona, tapi masih bisa jadi salah satu yang terbaik di dunia.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 06 November 2025, 13:00 WIB
Benjamin Sesko (kiri) berhasil mencetak gol yang perdana bersama Manchester United, saat bersua Brentford pada laga pekan keenam Premier League di Gtech Community Stadium, London, Sabtu (28/9/2025) malam WIB. Sayangnya, gol Sesko tak mampu menghindarkan MU dari kekalahan 1-3 melawan Brentford. (AFP/JUSTIN TALLIS)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United dilaporkan kembali akan berburu striker baru. Terlepas dari apakah musim pertama Benjamin Sesko di Old Trafford akan dianggap sukses atau gagal, tampaknya pemain Slovenia itu akan mendapat persaingan di lini depan MU dalam setahun ke depan.

Berita yang menghubungkan MU dengan sejumlah penyerang tengah yang berbeda telah bermunculan di media. Tampaknya, tim rekrutmen klub ingin mencari tambahan daya gedor di lini depan dan melupakan Joshua Zirkzee, yang sepertinya akan hengkang pada bulan Januari.

Sebuah laporan baru menunjukkan bahwa United kemungkinan sedang mengincar Vitor Roque – striker berusia 20 tahun yang telah menjalani masa-masa singkat yang kurang beruntung bersama Barcelona.

Barcelona dilaporkan menghabiskan 30 juta euro plus bonus untuk merekrut Vitor Roque dari Atlético Paranaense ketika ia masih berusia 18 tahun. Striker remaja ini baru saja mencetak 21 gol dalam 45 pertandingan di musim 2023. Dia menjadi bintang bagi timnas U-20 Brasil, dan telah digadang-gadang oleh banyak pengamat berkualitas sebagai calon superstar.

Namun, ia tidak memenuhi ekspektasi tersebut di Camp Nou. Vitor Roque tidak pernah membuat Xavi Hernández, manajer klub saat itu, terkesan, dan hanya diberi dua kesempatan menjadi starter di liga sepanjang musim debutnya.


Roque Tak Diberi Kesempatan Beradaptasi

Marcus Rashford usai mencetak gol bersama Barcelona saat melawan Olympiacos di ajang Liga Champions 2025/2026. (MANAURE QUINTERO / AFP)

Ia hanya mencetak dua gol, tetapi hanya bermain setara dengan menit bermain tiga setengah pertandingan. Hanya sesekali tampil sebagai pemain cadangan dan tidak pernah diberi kesempatan untuk beradaptasi dan mendapatkan menit bermain reguler, ia dicap gagal bahkan sebelum berusia 19 tahun.

Masa peminjamannya di Real Betis juga gagal membawanya ke performa terbaiknya dan ia dipulangkan ke Brasil dua tahun setelah mendarat di Spanyol. Dia kemudian dijual ke Palmeiras seharga 25,5 juta euro – rekor transfer untuk seluruh Amerika Selatan, tetapi tetap merupakan kerugian bersih bagi Barcelona.

Namun, kembali ke negara asalnya, Vitor Roque mulai melebarkan sayapnya lagi. Dia telah mencetak 13 gol dalam 28 pertandingan untuk Palmeiras, membantu mereka membuka keunggulan dalam mengejar gelar juara Brasil lainnya. Dia, sekali lagi, mulai menunjukkan performa seperti yang dijanjikan sebelum ia kandas di Catalonia.

Lanjut Baca:

Striker ini mungkin tidak terlihat mengesankan dengan tinggi badan 170 cm, tetapi kekuatan, keseimbangan, dan pusat gravitasinya yang rendah, dikombinasikan dengan sentuhan pertama yang baik, menjadikannya pembawa bola yang tangguh dan pemain bertahan yang impresif. Sementara itu, nalurinya dalam menangkap ruang dan umpan akurat membuatnya berperan sebagai kreator serangan yang efektif sekaligus finisher. Sebagai seorang striker yang lebih suka berada di dekat kotak penalti, ia memiliki sedikit kemiripan dengan Ruud van Nistelrooy. Pertanyaannya adalah, jika seperti Van Nistelrooy, apakah ia dapat meniru performa tersebut di level tertinggi, dan bukan hanya di negara asalnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya