Liputan6.com, Jakarta Isu potensi gempa megathrust kembali mencuat dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat di Provinsi Lampung. Menanggapi hal itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung meminta warga untuk tetap tenang, tidak panik, namun selalu waspada terhadap potensi bencana alam.
Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansah mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait sedang menyusun rencana kontinjensi (Rencon) sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman gempa megathrust dan tsunami.
Advertisement
"Lampung ini dikelilingi dua eduksi besar, Selat Sunda dan Enggano. Potensi ancaman memang ada, tapi yang penting kita memastikan kesiapan sumber daya manusia dan peralatan," ujar Deden, Rabu (4/11/2025).
Dalam pemetaan Basarnas, terdapat lima kabupaten/kota di Lampung yang berpotensi terdampak tsunami jika terjadi gempa besar, yakni Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, Pesawaran, Tanggamus, dan Pesisir Barat.
Mitigasi Antar Lembaga Sudah Disiapkan
Deden menjelaskan, pihaknya bersama BPBD, TNI, Polri, dan sejumlah instansi teknis telah menyiapkan pembagian tugas yang jelas dalam menghadapi situasi darurat. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi miskomunikasi saat proses evakuasi maupun penanganan bencana.
"Semua sudah tertuang dalam Rencon, siapa berbuat apa dan bagaimana mekanismenya. Jadi saat di lapangan, koordinasi bisa berjalan cepat dan efektif," ungkapnya.
Masyarakat Diminta Tak Panik, Akan Disiapkan Simulasi
Meski ancaman gempa megathrust disebut para ahli sebagai potensi serius, Deden menekankan agar masyarakat tidak termakan isu dan tetap berpikir rasional.
“Bencana alam tidak bisa diprediksi. Yang bisa kita lakukan adalah mempersiapkan diri melalui pelatihan dan kesiapsiagaan. Jadi tidak perlu panik, tetap waspada,” jelas dia.
Basarnas Lampung, lanjut Deden, terus menggelar simulasi evakuasi, pelatihan, dan sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat pesisir agar siap menghadapi kemungkinan terburuk.
“Bencana tidak bisa kita cegah, tapi kesiapan bisa kita latih. Itu yang paling penting,” tutupnya.