PSI: Prabowo Jernih Melihat Persoalan Whoosh

Prabowo mengatakan kereta cepat Whoosh memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat.

oleh Tim NewsDiterbitkan 05 November 2025, 05:00 WIB
Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa pemerintahannya bertanggung jawab atas Kereta Cepat Whoosh.

"Pernyataan Presiden Prabowo terkait Whoosh mencerminkan sikap negarawan yang jernih dan bijak dalam melihat kepentingan rakyat. PSI sangat mengapresiasi," kata Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman, Selasa 4 November 2025.

Andy menegaskan, Whoosh dibutuhkan sebagai salah satu solusi kemacetan dan memangkas waktu tempuh perjalanan Jakarta-Bandung secara signifikan.

"Belakangan ada yang menyoal utang Whoosh. Padahal, restrukturisasi utang itu hal sangat biasa, tidak perlu ada yang dikhawatirkan secara berlebihan," lanjut Andy.

 

 

Prabowo soal Utang Whoosh: Kita Bayar Rp 1,2 Triliun Per Tahun, Enggak Ada Masalah

Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah sanggup membayar utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh senilai Rp 116 triliun. Pemerintah, kata dia, akan membayar utang Whoosh sebesar Rp 1,2 triliun per tahun.

"Pokoknya enggak ada masalah, karena itu kita bayar mungkin Rp 1,2 triliun per tahun," kata Prabowo di Stasiun Tanah Abang Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

Dia mengatakan kereta cepat Whoosh memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat. Mulai dari, mengurangi kemacetan, mengurangi polisi, mempercepat perjalanan, hingga transfer teknologi.

"Manfaatnya, mengurangi macet, mengurangi polusi, mempercepat perjalanan, ini semua harus dihitung. Jadi saya tidak, tetapi saya kira yang penting kita kuasai teknologi. Kita, We are at an edge of best practice," jelasnyan.

"Dan (Whoosh) ini ingat ya, ini simbol kerja sama kita dengan Tiongkok," sambung Prabowo.

Prabowo menegaskan dirinya akan bertanggung jawab atas penyelesaian utang Whoosh. Dia menekankan pemerintah memiliki duit yang diambil dari hasil efisiensi anggaran dan hasil sitaan kasus korupsi.

"Saya sudah katakan, Presiden Republik Indonesia yang ambil alih, tanggung jawab. Jadi tidak usah ribut, Kita mampu. Dan kita kuat. Duitnya ada. Duit yang tadinya dikorupsi [setelah diambil negara] saya hemat," tutur Prabowo.

Prabowo lantas meminta masyarakat tak ribut-ribut soal utang Whoosh. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak khawatir dengan utang Whoosh sebab Indonesia merupakan negara kuat dan kaya.

"Enggak usah khawatir ribut-ribut Whoosh, saya sudah pelajari masalahnya, tidak ada masalah saya akan tanggung jawab nanti Whoosh semuanya" pungkas Prabowo.

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya