MU Tolak Datangkan Endrick karena Syarat dari Real Madrid, Sejalan dengan Visi Ruben Amorim

Manchester United dikabarkan mundur dari perburuan penyerang muda Brasil, Endrick, setelah Real Madrid menolak memasukkan opsi pembelian permanen dalam kesepakatan peminjaman.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 04 November 2025, 16:47 WIB
Pemain Real Madrid, Endrick melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang VfB Stuttgart pada laga Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (18/09/2024) WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United dikabarkan mundur dari perburuan penyerang muda Brasil, Endrick, setelah Real Madrid menolak memasukkan opsi pembelian permanen dalam kesepakatan peminjaman.

Keputusan ini dinilai mencerminkan arah baru kebijakan transfer Setan Merah di bawah kepemimpinan pelatih Ruben Amorim dan pemilik baru, INEOS.

Selama era Erik ten Hag, United kerap dikritik karena strategi transfer yang tak berkelanjutan, mulai dari belanja pemain dengan harga selangit hingga kebiasaan mendatangkan pemain pinjaman jangka pendek seperti Wout Weghorst dan Sergio Reguilon.


MU Ogah Penuhi Syarat Real Madrid

Pelatih kepala Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim, memberi isyarat selama pertandingan Premier League Inggris antara Manchester United dan Brighton and Hove Albion di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 25 Oktober 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Amorim, berbeda dengan pendahulunya, menolak pola tersebut. Menurut laporan jurnalis kenamaan Fabrizio Romano, pelatih asal Portugal itu hanya menginginkan pemain yang bisa menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub.

Langkah United menolak proposal Real Madrid menjadi bukti konkret perubahan arah itu. ESPN Brasil melaporkan bahwa pembicaraan sempat dilakukan antara kedua klub, namun United segera mundur begitu mengetahui Madrid tidak bersedia menambahkan klausul pembelian.

Bagi Amorim, mendatangkan pemain muda potensial seperti Endrick tanpa rencana jangka panjang tidak sejalan dengan visi pembangunan skuad yang solid dan berkelanjutan.


Situasi Endrick di Real Madrid

Brace Endrick ke gawang Celta Vigo membuatnya sudah mencetak 4 gol musim ini. (AFP/Javier Soriano)

Endrick sendiri sebenarnya sempat mencuri perhatian dunia sepak bola saat mencetak gol untuk Timnas Brasil di Wembley pada usia 17 tahun, bahkan sempat memberikan penghormatan kepada legenda United, Sir Bobby Charlton.

Namun, kariernya di Real Madrid belum berjalan mulus. Dalam 38 penampilan, ia baru mencetak tujuh gol dan kalah bersinar dari bintang utama, Kylian Mbappe.

Situasi itu membuat Madrid berniat meminjamkannya agar mendapatkan menit bermain lebih banyak, dan klub Ligue 1, Olympique Lyon, disebut menjadi tujuan berikutnya tanpa klausul pembelian.


MU Pernah Alami Kasus Serupa

Pemain Manchester United, Sergio Reguilon (kanan) bercengkrama dengan rekannya saat melakukan pemanasan sebelum laga lanjutan Liga Inggris 2023/2024 melawan West Ham di Old Trafford, Manchester, Inggris, 23 Desember 2023. (AFP/Ben Stansall)

Menariknya, situasi ini mengingatkan pada kisah lama antara United dan Real Madrid pada 2020. Saat itu, United juga menolak mendatangkan Sergio Reguilon karena Madrid meminta klausul pembelian kembali.

Akhirnya, bek kiri Spanyol tersebut bergabung ke Tottenham, sebelum justru kembali ke Old Trafford empat tahun kemudian dalam kesepakatan pinjaman yang berakhir buruk.

Kini, di bawah Amorim dan pengaruh kuat INEOS, Manchester United tampak mulai belajar dari kesalahan masa lalu. Klub lebih berhati-hati dan menolak menjadi “tempat magang” bagi pemain klub lain tanpa prospek jangka panjang.

Keputusan untuk tak mengejar Endrick mungkin terlihat konservatif, namun menjadi langkah strategis menuju masa depan yang lebih stabil dan berorientasi pada pembangunan tim.

Sumber: Fabrizio Romano, ESPN


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya