Jisoo BLACKPINK Bawa Oleh-Oleh Gantungan Tas Pikachu Batik dari Indonesia

Bag charm Pikachu batik itu disempatkan di tas Jisoo BLACKPINK seharga Rp 120 juta.

oleh Asnida RianiSalsa Nur FadillahDiterbitkan 04 November 2025, 13:00 WIB
Jisoo dengan tampilan outfitnya yang memukau di atas panggung (dok. Instagram @sooyaaa__/https://www.instagram.com/p/DQYhXwmiYlv/)

Liputan6.com, Jakarta - Jisoo BLACKPINK memilih oleh-oleh unik dari Indonesia. Personel tertua grup idola asuhan YG Entertainment itu, bersama Lisa dan Rose, sudah kembali ke Korea Selatan, Senin, 3 November 2025, usai menuntaskan dua pertunjukan BLACKPINK WORLD TOUR <DEADLINE> IN JAKARTA, akhir pekan kemarin.

Merujuk foto-foto di unggahan Instagram Korea Dispatch, Senin, Jisoo tampil kasual dengan kaus putih berbalut kardigan kream cukup tebal saat tiba di Seoul Gimpo Business Aviation Center (SGBAC). Ia juga memakai topi baseball warna coral, sementara celana panjang motif leopard-nya tampak cukup mencolok.

Yang menarik perhatian adalah gantungan tas Pikachu batik yang disematkan di tas Lady Dior hitam seharga Rp 120 juta miliknya. Aksesori ini bukanlah sembarang suvenir, melainkan bagian dari kampanye "Pikachu's Indonesia Journey" yang dirilis pada 2024.

Setidaknya ada lima motif batik yang dirancang untuk Pikachu. Melansir laman program tersebut, ada motif Pikachu, yang ditulis sebagai "motif batik dengan desain anggun Pikachu dan Bola Pokémon."

Kemudian, ada Xatu yang memiliki motif pola Pokémon Mistik Xatu dan Bola Pokémon, serta dirancang dengan desain warna yang sama, "mempertahankan nuansa formal dalam desain yang apik dan menarik." Lalu, batik bercorak deretan Pokemon berbentuk bintang, Staryu.

"Keseluruhan warna cokelatnya menjadikannya terkesan kalem dan tenang, sementara inti kristal Staryu memberikan aksen unik pada desain ini," menurut mereka.

Pikachu Batik Pilihan Jisoo BLACKPINK

Pikachu berkemeja batik Khas Indonesia (dok. Pokemon Indonesia)

Lalu, ada Magikarp yang visualnya dipadukan dengan motif tradisional batik. "Dominasi warna putih dan oranye mencerminkan warna khas Magikarp, dengan elemen gelombang yang menciptakan desain dinamis, namun elegan," katanya.

Tidak ketinggalan, motif yang jadi pilihan Jisoo, adalah Flower. "Terinspirasi dari motif tradisional batik, desain ini menampilkan Pikachu dengan desain geometris. Berbeda dengan desain-desain sebelumnya, batik kali ini memiliki kombinasi warna dan latar yang lebih cerah," bunyi deskripsi motif batik tersebut.

Di e-commerce, bag charm tersebut dijual seharga Rp 200 ribuan. Sebelum membawa oleh-oleh bag charm tersebut, Jisoo, tentunya bersama tiga personel BLACKPINK lainnya: Rose, Jennie, dan Lisa, sudah lebih dulu mengguncang GBK dengan sederet lagu hit, seperti Kill This Love, Pink Venom, How You Like That, Playing with Fire, dan Shut Down, rangkum Antara.

Konser BLACKPINK di Jakarta

Potret Jisoo dengan pakaian manggungnya (dok. Instagram @sooyaaa__/https://www.instagram.com/p/DQYhXwmiYlv/)

Selain, keempatnya secara bergantian tampil solo. Pada malam pertama di Jakarta, Sabtu, 1 November 2025, penampilan solo dibuka Jisoo dengan lagu Hugs & Kisses dan Earthquake, disusul Lisa dengan Thunder, Lifestyle, dan Rockstar.

Segmen penampilan individu diselingi penampilan grup dengan sederet lagu B-side andalan, yakni Pretty Savage, Don’t Know What To Do, Whistle, Stay, dan Lovesick Girls. Penampilan solo kemudian dilanjutkan Jennie, membawakan Like Jennie, ExtraL, dan Starligt.

Hingga akhirnya Rose tampil dengan Number One Girl, Toxic till the End, dan APT. Mereka meneruskan penampilan grup dengan hit singel dan EP, termasuk Jump, lagu debut BoombayahDdu-du Ddu-du, As If It’s Your Last, dan Forever Young.

 

Sentuhan Lokal di Konser BLACKPINK

Konser girl group asal Korea Selatan, Blackpink, sukses menggelar konser "Born Pink World Tour" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, selama dua hari yaitu 11-12 Maret 2023. (FOTO: YG Entertainment )

Pada segmen encore stage, BLACKPINK membawakan Yeah Yeah Yeay dan Kick It dengan penekanan pada momen bersama penggemar alih-alih penampilan dansa. Koleksi lagu mereka jadi kekuatan utama konser.

Lagu grup ini populer secara global dan menjangkau segmen audiens yang luas, baik penggemar spesifik alias BLINK, maupun pendengar kasual. Di tengah konser, Rose dan Jisoo juga mengekspresikan apresiasi mereka terhadap penggemar dengan bahasa Indonesia, berseru, "Kalian terbaik!"

Gestur konsiderasi juga terlihat pada segmen solo Rose. Sambil bersiap menuju panggung, ia memakan makanan lokal di seiap negara yang dikunjungi. Di Indonesia, dia memilih nasi goreng pada malam pertama konser, disusul sate ayam di malam kedua.

Infografis 10 Venue Konser Musik Berstandar Internasional di Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya