Duet Argentina-Prancis Pimpin Lini Serang Nerazzurri untuk Laga di Bentegodi

Inter Milan akan melanjutkan langkahnya di Serie A 2025/2026 dengan bertandang ke markas Hellas Verona pada pekan ke-10, Minggu (2/11/25) pukul 18.30 WIB di Stadio Marcantonio Bentegodi.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 01 November 2025, 23:04 WIB
Para pemain Inter Milan merayakan gol yang dicetak Lautaro Martinez dalam laga Serie A melawan Cremonese di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan akan melanjutkan langkahnya di Serie A 2025/2026 dengan bertandang ke markas Hellas Verona pada pekan ke-10, Minggu (2/11/25) pukul 18.30 WIB di Stadio Marcantonio Bentegodi. Tim asuhan Cristian Chivu datang dengan semangat tinggi meski belum bisa menurunkan kekuatan terbaiknya.

Marcus Thuram sudah kembali berlatih penuh bersama tim, tetapi peluangnya untuk tampil masih kecil. Chivu memilih berhati-hati dan tak ingin mengambil risiko, karena Inter juga memiliki laga penting di Liga Champions melawan Kairat Almaty.

Dengan situasi itu, Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny kembali disiapkan sebagai duet di lini serang Nerazzurri. Komposisi ini sebelumnya tampil solid dan memberikan keseimbangan antara ketajaman serta kerja keras di lapangan.


Duet Argentina-Prancis Milik Inter yang Semakin Padu

Lautaro Martinez (kiri) merayakan bersama Ange-Yoan Bonny setelah mencetak gol untuk Inter Milan dalam laga Serie A melawan Cremonese di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Lautaro Martinez tetap menjadi tumpuan utama Inter di lini depan. Striker asal Argentina itu terus menunjukkan peran vital sebagai pencetak gol utama sekaligus pemimpin di sektor serangan. Di sisi lain, Ange-Yoan Bonny yang lebih muda menawarkan energi, kecepatan, dan pressing agresif yang melengkapi gaya bermain Lautaro.

Kombinasi keduanya memberi warna baru bagi permainan Inter. Lautaro fokus menuntaskan peluang, sementara Bonny aktif membuka ruang dan membantu tekanan dari lini pertama. Keseimbangan ini membuat Inter tampil lebih dinamis saat menyerang maupun bertahan.

Kembalinya Thuram memang menjadi kabar baik, tetapi Chivu tampak lebih memilih menjaga stabilitas tim. Dengan formasi yang sudah berjalan baik, Inter berpeluang mempertahankan momentum positif di kompetisi domestik sebelum kembali beraksi di Eropa.


Inter: Rotasi Minimal, Fokus pada Konsistensi

Penyerang Inter Milan asal Prancis #09 Marcus Thuram merayakan gol bersama penyerang Inter Milan asal Argentina #10 Lautaro Martinez (kanan) setelah mencetak gol keempat timnya dalam pertandingan Serie A Italia antara Inter Milan dan Torino di Stadion San Siro, Milan, pada 25 Agustus 2025. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Untuk laga di Bentegodi, Chivu diperkirakan hanya akan melakukan sedikit perubahan dalam susunan pemain. Di lini belakang, Stefan de Vrij dan Francesco Acerbi bersaing untuk satu tempat sebagai bek tengah, sementara Carlos Augusto berpeluang menggantikan Federico Dimarco atau Alessandro Bastoni di sisi kiri.

Sisanya, komposisi inti kemungkinan besar tetap dipertahankan. Pendekatan ini mencerminkan fokus Inter untuk menjaga ritme permainan dan konsistensi performa.

Dengan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda, Inter tampak siap menghadapi Verona. Laga ini menjadi kesempatan bagi Lautaro dan Bonny untuk kembali membuktikan diri sebagai duet yang mematikan di lini depan Nerazzurri.

Sumber: Sempre Inter


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya