Kapolri Sebut Ojek Online Mitra Polri, Laporkan Jika Ada Kejahatan di Jalan

Listyo mengatakan, sinergi dengan komunitas ojol merupakan langkah strategis menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 31 Oktober 2025, 17:18 WIB
Kapolri bersama pengemudi ojek online (Liputan6.com/istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, pengemudi ojek online (ojol) bukan sekadar penopang ekonomi rakyat, tapi juga mitra strategis polisi dalam menjaga keamanan jalanan.

Hal itu disampaikan Listyo saat memimpin Apel Ojol Kamtibmas di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025). Sekitar 4.425 driver ojol dari berbagai komunitas tumplek blek mengikuti apel bertema “Jogo Jatim Bersama Ojol dan Teman Polda Jatim.”

"Ojol menjadi penghubung antara pelaku ekonomi, pelaku UMKM dengan masyarakat atau konsumen, dan ini tentunya sangat mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Listyo dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).

Listyo mengatakan, sinergi dengan komunitas ojol merupakan langkah strategis menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat. Apalagi, para pengemudi setiap hari berada di jalanan dan bersentuhan langsung dengan aktivitas warga.

Oleh karenanya, Listyo berharap, para ojol jangan ragu untuk melaporkan hal-hal yang terjadi itu kepada Kepolisian. Dengan begitu, nantinya aparat bakal bergerak cepat merespons aduan tersebut.

"Kami Polri tentunya ingin bermitra dan berkontribusi dan saya harapkan teman-teman ojol juga bisa ikut berkontribusi bersama sama menjaga dan menginformasikan apabila ada permasalahan-permasalahan yang tentunya harus direspons cepat oleh Polri," ucap Listyo. 

 

Ciptakan Situasi Kondusif

Kapolri bersama pengemudi ojek online (Liputan6.com/istimewa)

Dia mengatakan, Polri kini menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi komunitas ojol. Mulai dari gerai servis kendaraan, hingga tempat istirahat bagi pengemudi yang kelelahan di tengah perjalanan.

Dia berharap program serupa bisa terus dikembangkan oleh jajaran Polda di seluruh Indonesia, terutama di Jawa Timur.

"Sehingga kemudian dan kita bisa sama-sama menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif," ujar dia.

"Karena kita tahu bahwa agar pertumbuhan ekonomi berjalan agar seluruh masyarakat bisa menjalankan usaha dengan baik tentunya dibutuhkan kondisi kamtibmas yang kondusif. Dan tentunya sinergitas dan kemitraan ini akan terus kita kembangkan," tandas Listyo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya