Liputan6.com, Jakarta - Suatu hari, Reza datang mencari Mirsa di rumahnya. Namun, Desi dan Siti memberitahunya bahwa Mirsa sedang tidak ada di rumah. Tak lama kemudian, Mirsa tiba dan mendengar pembicaraan antara Reza dan kedua wanita tersebut.
Hal ini membuat Mirsa marah dan kecewa. Ia merasa kepercayaannya pada Reza sudah tidak seperti dulu lagi dan memutuskan untuk masuk ke dalam rumah.
Advertisement
Di tempat lain, Karina sedang bersama Akira. Ia bertanya apakah Akira sempat bertemu dengan seorang penari yang dikenal sebagai kakaknya. Akira mengangguk pelan, namun terdiam ketika Karina menanyakan percakapan mereka. Dengan lembut, Karina memohon Akira untuk berbagi informasi yang didengarnya. Akira akhirnya mengungkapkan bahwa si penari mengaku sebagai ibunya.
Sementara itu, Radit diliputi kekhawatiran tentang ancaman dari Pramana. Ia merasa perlu mengungkap bahwa Mirsa adalah anak kandung Pramana agar Mirsa aman dari bahaya. Radit pun mengambil hasil tes DNA yang membuktikan hubungan darah antara Pramana dan Mirsa, meskipun hal ini membuat Nurma marah.
Reza Bertemu Pramana
Di sisi lain, Reza sudah menunggu pertemuan dengan Pramana. Ketika mereka bertemu, Pramana menegaskan kepada Reza untuk memastikan Mirsa menjauhi keluarganya. Jika tidak, Mirsa tidak hanya akan diculik, tetapi juga bisa lenyap selamanya.
Di depan rumah, Karina mengetuk pintu dengan keras hingga Siti membukanya. Ketika Mirsa muncul, Karina dengan kasar menarik tangannya hingga Mirsa terbentur. Siti mencoba menengahi, tetapi Mirsa sudah terlanjur emosional. Dengan penuh perasaan, Mirsa berteriak bahwa sebagai seorang ibu, ia memahami ikatan batin yang tidak bisa dipahami orang lain. Dalam kemarahan, Karina menampar Mirsa, menambah ketegangan di antara mereka.