Diguyur Hujan Deras, 27 RT di Jaksel Terendam Banjir hingga 110 Cm

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, imbas hal itu sebanyak 27 rukun tetangga (RT) tergenang. Data ini merujuk data BPBD DKI Jakarta pada pukul 17.00 WIB.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 30 Oktober 2025, 18:17 WIB
Pengendara terjebak banjir yang menggenangi jalan Bayangkara Pusdiklat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Selasa (2/11/2021). BMKG mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Hujan mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (30/10/2025) sore. Hujan menyebabkan kenaikan air di Pos Sunter Hulu dan Pos Pesanggrahan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, imbas hal itu sebanyak 27 rukun tetangga (RT) tergenang. Data ini merujuk data BPBD DKI Jakarta pada pukul 17.00 WIB.

“BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 27 RT,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi atau Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangan tertulis, diterima Kamis (30/10/2025).

Adapun data wilayah terdampak yaitu 27 RT di Jakarta Selatan. Rinciannya, 1 RT di Cilandak Barat dengan ketinggian 80 cm karena curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut. Kemudian, 1 RT di Kelurahan Bangka dengan ketinggian 110 cm karena curah hujan tinggi dan luapan Kali Mampang.

Lalu, 25 RT terdampak lainnya ada di Kelurahan Petogogan dengan ketinggian genangan mencapai 30 cm. “Penyebab karena curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut,” ujar Yohan.

Dia menyampaikan, sebagai upaya penanganan di lapangan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

Imbau Warga Berhati-hati

Kendaraan bermotor melintasi jalan yang tergenang air rob (banjir pasang air laut) di Kawasan Pasar Ikan Muara Baru, Jakarta, Kamis (4/6/2020). Banjir rob di Pelabuhan Muara Baru tersebut terjadi akibat cuaca ekstrem serta pasangnya air laut. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Selain itu, bersama dengan para lurah dan camat setempat, BPBD DKI Jakarta dan dinas terkait juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Namun, genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.

“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” katanya.

Infografis Bali Dikepung Banjir hingga Bencana Longsor. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya