2 Pemain Ini Bisa Jadi Potongan yang Hilang dalam Teka-teki Gelar Manchester United

Manchester United masih dalam tahap pengembangan, tapi dua tambahan potensial yang cerdik dapat mengubah klub dari harapan menjadi penantang sejati gelar Liga Inggris.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 30 Oktober 2025, 00:01 WIB
Pemain Manchester United, Kobbie Mainoo (kiri) merayakan gol penyeimbang 4-4 ke gawang Lyon dalam laga lanjutan Liga Europa 2024/2025 di Old Trafford, Manchester, Inggris, Jumat (18/04/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Usai kepergian Sir Alex Ferguson, Manchester United menghabiskan musim untuk mengejar gelar juara Liga Inggris, yang terasa sangat sulit. Namun, kedatangan Sir Jim Ratcliffe dan INEOS telah membawa arah baru, dan dukungan mereka terhadap Ruben Amorim menunjukkan strategi jangka panjang yang bertujuan mengembalikan United ke puncak kejayaan.

Setelah awal yang sulit di Old Trafford, Amorim akhirnya seperti menemukan pijakannya. Dengan performa yang konsisten dan hasil positif, finis di posisi terbaik dan bahkan mungkin gelar juara bisa berada dalam jangkauan.

Sebagian penggemar yang optimistis mulai berbisik-bisik tentang potensi gelar juara, dan statistik tidak sepenuhnya menepis anggapan tersebut. MU berada di peringkat keenam klasemen, terpaut enam poin dari puncak klasemen, tetapi dengan tim yang masih menemukan ritmenya di bawah Amorim, perebutan gelar juara mungkin terlalu dini dan terlalu jauh.

MU asuhan Amorim masih dalam tahap pengembangan, tapi dua tambahan potensial yang cerdik dapat mengubah klub dari harapan menjadi penantang sejati. Kedua pemain itu adalah Antoine Semenyo (Bournemouth) dan Adam Wharton (Crystal Palace).

Selama setahun terakhir, Semenyo telah muncul sebagai salah satu penyerang paling tangguh di kasta tertinggi. Ia mencetak 11 gol, rekor tertinggi dalam kariernya, dan memberikan enam assist tambahan di Liga Primer.


Pemain yang Paling Sulit Dibendung

Penyerang Bournemouth asal Ghana #24, Antoine Semenyo, bertepuk tangan kepada para penggemar di lapangan setelah pertandingan Liga Primer Inggris antara Tottenham Hotspur dan Bournemouth di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 9 Maret 2025. Pertandingan berakhir dengan skor 2-2. (Ben STANSALL/AFP)

Sejauh ini di musim 2025/26, Semenyo telah mencetak enam gol. Hanya Erling Haaland yang mencetak gol lebih banyak daripada pemain internasional Ghana tersebut. Pengaruh Semenyo jauh melampaui statistik. Energinya yang tak kenal lelah, larinya yang langsung, dan gaya bermainnya yang tak terduga telah menjadikannya ancaman konstan bagi pertahanan lawan.

Ia memadukan kecepatan eksplosif dengan etos kerja yang tak kenal lelah, menjadikannya salah satu pemain yang paling sulit dibendung. Semenyo juga sangat piawai dalam menggunakan dua kaki, bahkan mengaku tidak tahu kaki mana yang lebih kuat, sebuah sifat yang membuatnya sama efektifnya di kedua sisi sayap.

Atribut lain yang menjadikan Semenyo sangat cocok untuk United adalah kontrolnya yang ketat dan perubahan kecepatan yang unik – kualitas yang dapat menambah ketajaman pada lini serang United yang sedang berkembang. Pemain berusia 25 tahun ini adalah pembawa bola yang sangat baik, dan memadukannya dengan kualitas serupa yang dimiliki Matheus Cunha dapat meningkatkan permainan United secara keseluruhan ke level yang lebih tinggi.

Lanjut Baca:

Sebagai penyerang yang berfisik kuat, Semenyo telah mengasah kemampuannya untuk menahan serangan dan menekan para pemain bertahan. Di klub seperti United, di mana Benjamin Sesko sudah unggul dalam peran tersebut, Semenyo akan membawa dinamika itu lebih jauh lagi, memperkuat dampak dari para pelari di sekitarnya. Semenyo memasuki puncak kariernya dan tampaknya siap untuk melangkah ke klub sekelas United. Bagi tim yang sedang berjuang untuk kembali ke puncak sepak bola Inggris, ia merupakan akuisisi yang cerdas. Laporan menunjukkan Ruben Amorim adalah penggemar berat sang pemain, yang berarti ia bisa memainkan peran kunci di tim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya