Menata Ulang Bansos: 2 Juta Penerima Lama Dicoret, 15 Juta Data Baru Diverifikasi

Pembersihan data penerima bansos menjadi langkah strategis untuk memperbaiki akurasi penyaluran bantuan.

oleh Rio Ferdinand Muhammad Eka PutraDiterbitkan 29 Oktober 2025, 09:05 WIB
Mensos Gus Ipul dalam dialog bersama pilar-pilar sosial se-Karesidenan Madiun di Pendopo Ronggo Djoemono, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (21/02/2025).

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyatakan sebanyak dua juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dinyatakan tidak lagi layak menerima bantuan sosial (bansos), setelah dilakukan uji lapangan dan verifikasi data bersama pemerintah daerah yang dilakukan selama lima hari terakhir.

‎“Untuk itu selama 5 hari terakhir ini, dilakukan ground check bersama-sama. Hasilnya per hari ini sudah 2 juta lebih yang bisa dikatakan tidak layak untuk memenuhi kriteria untuk menerima bansos. Itu 2 juta lebih sudah,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dalam keterangannya di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Kemensos mencatat masih ada sekitar 15 juta calon penerima manfaat baru yang tengah diverifikasi untuk memastikan kelayakan mereka menerima bantuan sosial reguler maupun bantuan tunai tambahan.

‎“Ini terus kita lakukan. Kenapa? Karena memang ada beberapa penerima manfaat baru yang jumlahnya lebih dari 15 juta. Yang ini perlu kita pastikan,” tutur Gus Ipul.

Menurut dia, penyesuaian data ini menjadi penting agar program bantuan sosial benar-benar menyasar masyarakat yang berhak, bukan sekadar nama di daftar.

Pemerintah memastikan penghapusan dua juta penerima lama diimbangi dengan penyaluran kepada penerima baru yang memenuhi kriteria.

‎“Ya pasti kita alihkan kepada mereka yang memenuhi kriteria. Jadi kita terus lakukan per hari ini,” kata Gus Ipul.

Bansos Triwulan IV Masih Disalurkan

Di sisi lain, Gus Ipul menjelaskan, sampai saat ini Kemensos terus berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menyalurkan bansos Triwulan IV yang terdiri atas dua jenis, yakni reguler dan penebalan.

‎“Kita terus koordinasi dengan PT Pos dan juga Himbara untuk menyalurkan bansos Triwulan IV yang terdiri dari dua jenis. Satu penebalan, yang ketua adalah tambahan penerima manfaat. Yang reguler tentu akan mendapatkan tambahan Rp900.000 untuk 3 bulan sementara penerima yang baru mendapatkan Rp900.000,” kata dia.

Kemensos, kata Gus Ipul, juga memastikan bahwa bantuan akan dikirim melalui rekening bagi penerima manfaat yang sudah memiliki rekening aktif. Sementara bagi yang belum, bantuan akan dikirim lewat PT Pos.

‎“Kalau KPM yang memiliki rekening dan rekeningnya valid maka bansos akan dikirim lewat rekening. Tapi kalau nggak memiliki rekening akan kita kirimkan lewat PT Pos,” jelas dia.

Lebih lanjut, Gus Ipul menerangkan, mekanisme penyaluran dimulai setelah data hasil verifikasi dikirim ke Himbara atau PT Pos, yang kemudian akan mengirim surat panggilan kepada penerima manfaat.

‎“Jika mereka bisa datang ke kantor Himbara atau ke kantor PT Pos, tentu mereka bisa langsung mengambilnya di kantor-kantor tersebut. Tapi jika tidak bisa, maka PT Pos akan mengantarkan ke rumah masing-masing,” kata dia.

Sudah Tersalurkan ke 14 Juta Lebih

Hingga saat ini, masih kata dia, penyaluran bansos telah menjangkau lebih dari 14 juta KPM, dan jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah dalam minggu ini.

‎“Penyalurannya per hari ini sudah 14 juta lebih ya. Insya Allah, di minggu ini nanti akan tambah lagi 14 juta lagi,” ujar Gus Ipul.

Ketika ditanya mengenai jenis bantuan yang disalurkan, ia menegaskan bahwa sebagian besar masih merupakan bansos reguler, sementara sisanya bantuan langsung tunai (BLT).

‎“Ada yang reguler tapi sebagian ada yang BLT, tapi sebagian besar masih yang reguler. Nah, untuk minggu ini, insya Allah, akan kita mulai salurkan yang lewat PT Pos tapi yang reguler,” katanya.

‎“Sekali lagi, saya mohon kesabarannya karena yang baru ini masih perlu cross-check ke sejumlah pihak. Ya mudah-mudahan, paling lambat November sudah tersalurkan semua,” pungkas Gus Ipul.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya