Bos Manchester United Tolak Rencana Rekrut Mesin Pencetak Gol Veteran Barcelona, Ini Alasannya

Pemilik saham minoritas Manchester United Sir Jim Ratcliffe memblokir gagasan merekrut pemain veteran Barcelona Robert Lewandowski, yang bakal kehabisan kontrak di musim panas 2026.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 28 Oktober 2025, 19:00 WIB
Sir Jim Ratcliffe tak mau mengulang kesalahan Manchester United di masa lalu dengan merekrut pemain bintang yang sudah mendekati akhir kariernya. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Pemilik saham minoritas Manchester United Sir Jim Ratcliffe memblokir ide merekrut mesin pencetak gol Barcelona, Robert Lewandowski, ke Old Trafford.

Sebagaimana diketahui, pemain veteran asal Polandia berusia 37 tahun itu telah memasuki tahun terakhir dalam kontraknya bersama klub raksasa Catalan.

Laporan dalam beberapa waktu terakhir mengaitkan Lewandowski dengan kepindahan menuju Inggris. Walau sudah cukup veteran, eks bintang Bayern Munchen itu masih tajam, dengan dia tercatat mampu menyumbang 105 gol diatmbah 20 assists dalam 156 pertandingan lintas ajang sejak gabung Barcelona.

Terlepas dari statistiknya serta potensi ketersediaan secara cuma-cuma, GiveMeSport mengungkap Manchester United tak akan jadi klub yang berupaya mengangkut Lewandowski pada 2026.

Sir Jim Ratcliffe ogah menyetujui kesepakatan untuk pesepak bola kelahiran 1988 sebab dia tidak ingin mengulangi blunder di masa lalu.


Belajar dari Cristiano Ronaldo hingga Edinson Cavani

Cristiano Ronaldo untuk pertama kalinya tampil pada laga pramusim Manchester United melawan Rayo Vallecao yang berlangsung di Old Trafford, Minggu (31/07/2022). Sebelumnya, sang pemain diisukan akan hengkang dari Setan Merah pada bursa transfer musim panas 2022/2023. Pada laga ini, Ronaldo diturunkan sebagai starter oleh pelatih Erik ten Haag namun kemudian digantikan oleh Amad Diallo pada 45 menit babak pertama. Sementara itu, laga berakhir dengan skor 1-1. (AFP/Nigel Roddis)

Jurnalis Mirror, Jeremy Cross, sebagaimana dilansir GiveMeSport mengungkap gagasan mendatangkan Lewandowski dipandang tidak sejalan dengan kebijakan perekrutan Manchester United.

INEOS pantang membiarkan Setan Merah menargetkan pemain yang sudah mendekati akhir karier mereka.

Sir Jim Ratcliffe dan jajarannya belajar dari kesalahan MU di masa lalu yang merekrut nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Raphael Varane, Bastian Schweinsteiger, hingga Edinson Cavani.

Kuartet bintang senior tersebut kesulitan menunjukkan performa terbaik yang sebanding dengan gaji besar serta biaya transfer mereka di Old Trafford.


Amorim Sebenarnya Pengagum Leawndowski

Penyerang Barcelona, Robert Lewandowski melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama untuk timnya saat pertandingan Liga Spanyol melawan Getafe CF di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Rabu 25 September 2024 atau Kamis (26/9/2024) dini hari WIB. (LLUIS GENE/AFP)

Masih merujuk pada laporan yang sama, pelatih Manchester United Ruben Amorim sebenarnya disebut merupakan pengagum lama Robert Lewandowski.

Juru taktik asal Portugal yakin kedatangan sang pemain bisa memberi dampak positif bagi skuad serta membantu perkembangan orang-orang di sekitarnya.

Namun dengan sikap INEOS, potensi perekrutan Lewandowski nampaknya sudah tertutup. Apalagi sang striker punya gaji fantastis yang dilaporkan mencapai 540.000 poundsterling per pekan, sehingga bisa jadi hambatan utama buat diangkut ke MU.


Sudah Investasi Banyak di Lini Depan

Benjamin Sesko dan Bryan Mbeumo merayakan gol kedua Manchester United dalam pertandingan Premier League melawan Sunderland di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 4 Oktober 2025. (Foto AP/Dave Thompson)

Manchester United sendiri sudah berinvestasi cukup banyak di lini depan pada bursa transfer musim panas 2025.

Ruben Amorim mendatangkan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, lalu Benjamin Sesko. Perekrutan ketiganya perlahan-lahan juga mulai memberi dampak positif buat MU.

Setan Merah telah menikmati hasil dominan dalam tiga pertandingan Liga Inggris berturut-turut, yang membawa mereka naik ke peringkat 6 klasemen sementara dengan perolehan 16 poin dari 9 pertandingan, identik dengan rival sekota Manchester City yang bertengger satu setrip di atasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya