Golkar Nilai Sikap Bahlil Maafkan soal Meme Jadi Cermin Pancasilais

Idrus menambahkan, ketimbang menghina, publik seharusnya dapat melihat berbagai kebijakan Bahlil di sektor energi dan sumber daya mineral yang menunjukkan capaian kinerjanya yang disebut sudah berpihak ke rakyat.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 25 Oktober 2025, 03:14 WIB
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar bidang kebijakan publik, Idrus Marham, menilai, respons Ketua Umumnya, Bahlil Lahadalia yang memaafkan para pembuat meme negatif adalah bentuk sikap Pancasilais. Hal itu disebut sejalan dengan filosofi pemerintahan Presiden Prabowo yang menekankan nasionalisme, solidaritas, dan gotong royong.

Menurut dia, serangan negatif terhadap Bahlil di media sosial merupakan bentuk paradoks demokrasi di era keterbukaan informasi.

"Konstruksi berpikir Pak Prabowo itu mengajak kita menyadari bahwa Indonesia ini rumah besar bangsa yang harus dirawat. Merawat itu dengan nilai kekeluargaan, gotong royong, kebersamaan, solidaritas, nasionalisme, patriotisme dan mengutamakan kepentingan rakyat,” kata Idrus dalam keterangan diterima, Sabtu (25/10/2025).

Idrus menambahkan, ketimbang menghina, publik seharusnya dapat melihat berbagai kebijakan Bahlil di sektor energi dan sumber daya mineral yang menunjukkan capaian kinerjanya yang disebut sudah berpihak ke rakyat.

“Memperjuangkan keadilan harus dengan cara adil. Memperjuangkan demokrasi harus dengan cara demokratis. Memperjuangkan cita cita mulia dengan ketulusan dan niat baik, bukan dengan fitnah dan kebencian. Yang dilakukan Pak Bahlil itu menjadikan rakyat sebagai subjek, pelaku dalam pengelolaan sumber daya alam, bukan lagi sekedar sebagai objek, bahkan hanya penonton,” ungkap Idrus.

"Pak Bahlil selalu memiliki komitmen sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, Pak Bahlil sadar tugasnya adalah sebagai pembantu Presiden. Cara berpikir ini membuat Pak Bahlil selalu konsisten ada dalam lingkaran kebijakan sebagai pembantu Presiden," imbuh dia.

 

 

Soal Langkah Hukum

Idrus menambahkan, soal langkah hukum yang dilakukan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) terhadap akun-akun yang menghina Bahlil ke pihak berwajib, Idrus menegaskan hal itu bukan menjadi perintah partai.

"Partai sadar, kritik bahkan fitnah adalah bagian dari dinamika perjuangan dan bagi Partai Golkar, kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Jadi yang pelaporan itu murni ekspresi semangat anak muda yang ingin menjaga marwah organisasi dan pemimpinnya,” Idrus menandasi.

 

Respons Bahlil

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons santai meme dan komentar negatif yang menyerangnya di media sosial. Dia mengaku tidak ambil pusing, sebab sudah terbiasa dihina sejak kecil dan tidak terpengaruh oleh hal tersebut.

“Saya bukan anak pejabat atau orang kaya, ibu saya buruh cuci, ayah saya buruh bangunan. Jadi hinaan itu sudah biasa sejak SD,” kata Bahlil di Kompleks Istana Negara, Jumat (24/10/2025).

Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiarkan pihak manapun mengintervensi kebijakan negara, terutama di sektor energi dan sumber daya mineral, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Menteri itu pembantu presiden. Kalau apa yang diarahkan Presiden untuk menjaga marwah negara dan kedaulatan, sejengkal pun saya tidak akan mundur,” tegas Bahlil.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya